PLN UID Aceh dan LLDIKTI Wilayah XIII Aceh Perkuat Sinergi, Buka Peluang Magang bagi Mahasiswa di 20 Perguruan Tinggi

Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Aceh, Nurlana, bersama LLDIKTI Wilayah XIII menandatangani naskah nota kesepahaman (MoU) program magang mahasiswa di Banda Aceh.

KOALISI.co - Bertempat di Aula Kantor LLDIKTI Wilayah XIII, Banda Aceh, Kamis 18 Juni 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIII Aceh memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri melalui penyelenggaraan workshop serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) program magang mahasiswa dengan 20 perguruan tinggi di Aceh.

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk menjembatani kebutuhan dunia kerja dengan kompetensi lulusan perguruan tinggi, sekaligus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu menghadapi tantangan transformasi industri, digitalisasi, dan transisi energi yang terus berkembang.

Dalam workshop yang mengangkat tema transformasi bisnis dan kesiapan SDM masa depan, PLN menekankan pentingnya kolaborasi antara kampus dan industri agar lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman praktis serta kemampuan adaptif yang dibutuhkan dunia kerja saat ini.

Baca Juga: PLN UID Aceh Bekali Mahasiswa Keterampilan Khusus Hadapi Era Disrupsi

Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Aceh, Nurlana menyampaikan bahwa perubahan yang terjadi saat ini berlangsung sangat cepat. Karena itu, pengembangan kompetensi tidak lagi berbicara tentang kebutuhan 10 hingga 20 tahun mendatang, melainkan tuntutan yang harus dipenuhi sejak sekarang.

Menurutnya, perusahaan-perusahaan modern menghadapi berbagai tantangan seperti transisi energi, digitalisasi, disrupsi teknologi, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Dalam situasi tersebut, kualitas SDM menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan transformasi bisnis.

“Perusahaan harus bergerak lincah dan adaptif. Karena itu, SDM perlu memiliki kemampuan digital, inovatif, kolaboratif, serta kemauan untuk terus belajar,” ujarnya.

Baca Juga: Kelistrikan Aceh Berangsur Normal, PLN UID Aceh Pulihkan Pasokan Listrik Hingga ke Masyarakat

PLN sendiri saat ini terus menjalankan transformasi perusahaan melalui digitalisasi layanan, pengembangan energi baru terbarukan, serta penerapan prinsip keberlanjutan (sustainability). Dalam kesempatan tersebut, PLN juga memperkenalkan berbagai peluang pengembangan karier yang dapat dimanfaatkan mahasiswa, mulai dari program magang, penelitian, sertifikasi, hingga peluang rekrutmen melalui berbagai jalur yang tersedia di lingkungan PLN Group.

Salah satu fokus utama kerja sama yang ditandatangani bersama LLDIKTI Wilayah XIII adalah memperluas akses magang mahasiswa di unit-unit PLN di Aceh. Program ini diharapkan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja secara langsung, memahami budaya kerja profesional, serta mengasah kemampuan teknis dan nonteknis sebelum memasuki pasar kerja.

PLN menegaskan bahwa mahasiswa magang dari perguruan tinggi mitra tersebut tidak hanya ditempatkan sebagai peserta observasi, tetapi juga didorong untuk aktif belajar, melakukan kajian, menyampaikan gagasan, hingga mempresentasikan hasil pengamatan mereka selama berada di lingkungan kerja.

Baca Juga: Tantangan Cuaca Ekstrem, PLN Aceh Siagakan Petugas Jaga Keandalan Listrik

“Yang ingin kami berikan adalah pengalaman nyata tentang dunia kerja. Mahasiswa dapat melihat langsung bagaimana proses bisnis berjalan, bagaimana target kerja dikelola, dan bagaimana kolaborasi dilakukan di lingkungan perusahaan,” tambah Nurlana.

Selain program magang, kerja sama komprehensif ini juga mencakup pengembangan riset energi baru terbarukan, digitalisasi, seminar, kuliah umum, workshop, program beasiswa, hingga pengembangan karier lulusan terbaik.

Sementara itu, LLDIKTI Wilayah XIII Aceh menyambut baik kolaborasi tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi yang siap menghadapi kebutuhan industri. Kehadiran dunia usaha dan dunia industri dalam proses pendidikan dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

Melalui sinergi ekosistem kolaboratif ini, diharapkan terbangun upaya bersama dalam mencetak generasi muda Aceh yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga keterampilan digital, kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, serta daya saing tinggi di era transformasi energi.

Kerja sama ini menjadi salah satu langkah konkret PLN UID Aceh dalam mendukung pengembangan SDM unggul di Aceh sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam menyiapkan talenta masa depan Indonesia.

Komentar

Loading...