Ruslan Daud: Jangan Ada Lagi Anak Sekolah Pertaruhkan Nyawa karena Tak Ada Jembatan

KOALISI.co – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H Ruslan Daud, menyambut positif komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat konektivitas antardesa melalui pembangunan infrastruktur dasar, termasuk jembatan yang menjadi akses penting bagi masyarakat.
Menurut Ruslan Daud, pembangunan jembatan desa bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi menyangkut kebutuhan sehari-hari masyarakat. Keberadaan akses yang memadai akan mempermudah mobilitas warga, termasuk anak-anak yang harus menempuh perjalanan menuju sekolah.
Hal tersebut disampaikan H Ruslan Daud setelah mengikuti Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Baca Juga: Mirwan Resmi Pimpin PKB Aceh Selatan, Siap Wujudkan Target Pimpinan DPRK
Politikus yang akrab disapa HRD itu menilai pembangunan infrastruktur dasar harus menjadi bagian penting dari agenda pembangunan nasional.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan harus dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, terutama warga yang tinggal di wilayah perdesaan, terpencil, dan jauh dari pusat pertumbuhan ekonomi.
“Pembangunan infrastruktur dasar sangat penting karena perubahan yang dihadirkan negara harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama mereka yang tinggal di perdesaan dan wilayah terpencil,” ujar Ruslan Daud.
Baca Juga: Mirwan Resmi Ditetapkan sebagai Ketua DPC PKB Aceh Selatan periode 2026-2031
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh II tersebut juga mengapresiasi berbagai terobosan Presiden Prabowo dalam mendorong pembangunan proyek-proyek besar dan strategis di Indonesia.
Namun, Ruslan mengingatkan agar pembangunan nasional tidak hanya berorientasi pada proyek berskala besar. Kebutuhan dasar masyarakat, termasuk akses jalan dan jembatan, harus tetap menjadi perhatian pemerintah.
“Kita harus selalu mengerti bahwa negara harus hadir untuk rakyat yang paling terpencil. Rakyat yang paling jauh dari pusat-pusat kehidupan yang besar harus menikmati kualitas hidup yang baik,” katanya.
Baca Juga: Mantan Bupati Aceh Tamiang Hamdan Sati Gabung PKB, Perkuat Basis Politik di Daerah
Ketua DPW PKB Aceh itu menambahkan, pembangunan proyek strategis nasional merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membawa Indonesia menuju negara yang modern, maju, dan makmur.
Meski demikian, kemajuan tersebut menurutnya harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat di tingkat desa. Infrastruktur yang aman dan layak akan membuka akses pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta aktivitas sosial masyarakat.
Ruslan juga menilai perhatian pemerintah terhadap konektivitas antardesa merupakan langkah penting untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan perdesaan.
Sebelumnya, dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pembangunan konektivitas antardesa. Pemerintah menargetkan pembangunan lebih dari 5.000 jembatan desa dapat diselesaikan hingga akhir 2026.




Komentar