Aksi Kemanusiaan: JMSI Aceh Salurkan Donasi Tahap II bagi Anak-Anak Penyintas Bencana di Bireuen
KOALISI.co – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pengurus Daerah Aceh kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui penyaluran donasi tahap II bagi masyarakat terdampak bencana di Meunasah Kubu, Gampong Peusangan Siblang Krueng, Kabupaten Bireuen, Minggu (8/2/2025).
Dalam aksi kemanusiaan tersebut, JMSI Aceh menyerahkan 50 paket perlengkapan sekolah untuk anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD) serta perlengkapan salat. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua JMSI Aceh, Hendro Saky, didampingi Ketua FPMA, Gito Rolis, kepada Ketua Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) Meunasah Kubu, Sahara.
Ketua JMSI Aceh, Hendro Saky, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertepatan dengan peringatan hari jadi JMSI ke-6 yang jatuh pada 8 Februari 2026. Momentum ini dimaknai sebagai ajakan untuk terus menumbuhkan empati sosial, terutama bagi warga yang sedang menghadapi musibah.
Baca juga: Dari Darurat ke Pemulihan: Mampukah Aceh Bangkit?
Hendro menjelaskan, pengurus daerah memutuskan untuk tidak menghadiri perayaan HUT JMSI nasional di Banten. Langkah ini diambil sebagai bentuk empati terhadap kondisi Aceh yang saat ini masih berjuang menghadapi dampak banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah.
"Kami merasa bahagia dapat merayakan HUT JMSI bersama anak-anak penyintas bencana. Antusiasme dan senyum mereka saat menerima bantuan menjadi energi positif bagi kami untuk terus bergerak dan berbagi," ujar Hendro Saky.
Ia berharap bantuan perlengkapan sekolah ini dapat meringankan beban orang tua sekaligus memicu kembali semangat belajar anak-anak yang terdampak bencana alam.
Baca juga: Wujud Kepedulian, JMSI Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Pidie Jaya
Di sisi lain, Ketua TPA Meunasah Kubu, Sahara, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan JMSI Aceh. Menurutnya, bantuan ini menjadi suntikan semangat yang luar biasa bagi anak-anak di gampong tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada JMSI Aceh yang telah datang langsung. Bantuan perlengkapan sekolah dan ibadah ini sangat berarti. Dukungan moral seperti ini sangat dibutuhkan agar anak-anak tetap optimis menatap masa depan dan rajin mengaji meski dalam situasi pascabencana,” pungkas Sahara.
Ia berharap, bantuan tersebut tidak hanya bermanfaat secara materi, tetapi juga mampu membangkitkan kembali motivasi anak-anak untuk terus bersekolah dan rajin mengaji, meskipun tengah berada dalam situasi pascabencana.
"Dukungan moral seperti ini, sangat dibutuhkan agar anak-anak tetap optimis menatap masa depan," terangnya.

