1. Beranda
  2. News

Bank Aceh Catat Pertumbuhan Kinerja Positif hingga Kuartal III 2026

Oleh ,

Sejalan dengan perkembangan bisnis tersebut, total aset Bank Aceh mencapai Rp32,35 triliun pada September 2026, tumbuh 4,27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp31,03 triliun.

Sementara itu, dari sisi profitabilitas, Bank Aceh berhasil membukukan laba sebesar Rp373,62 miliar, meningkat 1,38 persen dibandingkan September 2025 yang tercatat sebesar Rp368,53 miliar.

Direktur Utama Bank Aceh mengatakan, capaian kinerja hingga kuartal III 2026 menjadi bagian dari proses penguatan bisnis perseroan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Bank Aceh dan TASPEN Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Dana Pensiun

“Capaian hingga September 2026 menunjukkan bahwa Bank Aceh terus menjaga pertumbuhan bisnis secara positif. Pertumbuhan DPK, pembiayaan, aset, dan laba menjadi bagian penting dalam memperkuat fundamental perseroan serta meningkatkan kemampuan Bank dalam memberikan layanan dan pembiayaan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, Bank Aceh akan terus memperkuat strategi bisnis dengan mengedepankan pertumbuhan yang sehat, peningkatan kualitas layanan, optimalisasi sumber daya, serta penguatan efisiensi operasional.

“Kami akan terus menjaga momentum pertumbuhan ini dengan tetap berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia usaha di Aceh. Transformasi layanan, penguatan digitalisasi, serta peningkatan kualitas pelayanan menjadi bagian dari upaya kami untuk memberikan kontribusi yang semakin besar bagi perekonomian Aceh,” tambahnya.

Baca Juga: Dari Bank Syariah hingga Target Bank Devisa, Ini Langkah Besar Bank Aceh di Usia ke-53

Capaian kinerja hingga September 2026 tersebut menjadi pijakan bagi Bank Aceh untuk melanjutkan penguatan bisnis pada periode berikutnya. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Bank Aceh berkomitmen untuk terus tumbuh secara berkelanjutan serta menghadirkan layanan perbankan yang semakin mudah, inklusif, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat Aceh.

Sejalan dengan penguatan kinerja tersebut, Bank Aceh juga terus mempercepat langkah menuju penguatan layanan transaksi valuta asing dan pengembangan kapasitas sebagai bank devisa. Upaya ini menjadi bagian dari strategi Bank Aceh untuk memperluas layanan perbankan, meningkatkan konektivitas transaksi internasional, serta memberikan pilihan layanan yang semakin beragam bagi masyarakat dan pelaku usaha di Aceh.

Percepatan tersebut dilakukan melalui penguatan kesiapan proses bisnis, sumber daya manusia, infrastruktur, sistem, serta pemenuhan aspek tata kelola dan ketentuan yang diperlukan. Dengan kesiapan tersebut, Bank Aceh diharapkan dapat semakin mampu mendukung kebutuhan transaksi masyarakat dan dunia usaha, termasuk aktivitas perdagangan dan kegiatan ekonomi yang memiliki keterkaitan dengan transaksi internasional.

Baca Juga