1. Beranda
  2. News

BI Aceh Salurkan Bantuan Darurat ke Tiga Kabupaten Terdampak Banjir

Oleh ,

KOALISI.co – Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh bersama Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI) telah menyalurkan bantuan kemanusiaan langsung bagi masyarakat yang terkena dampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Utara, dan Aceh Tengah, Sabtu (6/12/2025). Bantuan yang mencakup kebutuhan dasar dibawa langsung ke lokasi oleh Kepala Perwakilan BI Provinsi Aceh, Agus Chusaini.

Bantuan yang berupa sembako, beras, biskuit, susu UHT, pakaian, dan obat-obatan diberangkatkan dari Banda Aceh melalui jalur darat menggunakan mobil truk uang (remise). Setibanya di Pidie Jaya, bantuan diserahkan kepada warga Gampong Muara Dua dan Gampong Beurawang.

Selama kunjungan, Agus juga berinteraksi dengan masyarakat, bertemu dengan Keuchik setempat, dan meninjau kondisi lapangan yang masih tergenang banjir. Rincian bantuan di wilayah tersebut meliputi 200 sak beras, 100 dus mie instan, air mineral, serta barang lainnya yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sementara.

Baca juga: PWI Lhokseumawe dan JMSI Salurkan Bantuan Logistik Bagi Wartawan dan Masyarakat Terdampak Bencana

Selain di Pidie Jaya, tim BI Aceh juga berkoordinasi dengan BI Lhokseumawe untuk mengirim bantuan ke Aceh Utara. Mengingat beberapa titik di wilayah tersebut sulit dijangkau melalui transportasi darat, bantuan telah diberangkatkan hari sebelumnya (5/12/2025) melalui jalur laut menggunakan kapal KN Anatares dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Bantuan tersebut mendarat sehari kemudian di Pelabuhan Krueng Geukeuh, Aceh Utara.

Sedangkan untuk Aceh Tengah, BI Aceh telah melakukan penyaluran bantuan logistik lebih awal, tepatnya pada tanggal 1 Desember 2025 melalui jalur udara. Bantuan yang disalurkan meliputi beras, minyak, dan kebutuhan dasar lainnya.

Di samping pemberian bantuan langsung, BI Aceh juga terus berkoordinasi dengan lembaga perbankan untuk mengaktifkan layanan Sistem Pembayaran dan ATM secara bertahap. Beberapa wilayah seperti Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Gayo Lues masih dalam proses pemulihan yang dipercepat. Upaya ini bertujuan menjaga stabilitas ekonomi dan ketersediaan uang Rupiah yang cukup di tengah masyarakat terdampak bencana.

Baca juga: Wujud Kepedulian, JMSI Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Pidie Jaya

Selain itu, BI Aceh bersama Pemerintah Aceh (Provinsi dan Kota/Kabupaten) dalam wadah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) juga memperkuat koordinasi untuk memastikan kelancaran distribusi pangan, sehingga kebutuhan pokok tetap tersedia dan terjangkau oleh masyarakat.

Agus Chusaini menyampaikan bahwa BI Aceh akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak. "Upaya penyaluran bantuan, menjaga kelancaran layanan perbankan dan sistem pembayaran, serta distribusi pangan, akan terus diupayakan guna mendukung perekonomian Aceh tetap tumbuh dan masyarakat terdampak dapat pulih dengan cepat," ujarnya.(*)

Baca Juga