Diguyur Hujan, Disambut Harapan: Penantian Panjang Honorer Aceh Berbuah SK PPPK

KOALISI.co - Hujan deras mengguyur Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Kamis sore, 29 Januari 2026. Langit kelabu menyelimuti tribun, namun ribuan tenaga honorer tak beranjak. Di bawah guyuran hujan, mereka bertahan, menunggu satu momen yang telah lama dinanti.
Sore itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK paruh waktu kepada ribuan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Aceh. Lapangan hingga tribun stadion dipenuhi lautan manusia. Payung terbuka, pakaian basah, namun antusiasme tak surut.
Hujan tak mampu meredam suasana. Saat Mualem melangkah ke hadapan massa, ribuan honorer mengerumuninya. Mereka berebut bersalaman, mengabadikan foto, dan meneriakkan dukungan. Sorak “Hidup Mualem” menggema di stadion, bersahut-sahutan dengan derasnya hujan.
Baca Juga: Gubernur Aceh Lantik 1.184 PPPK Tahap II Formasi 2024
Momentum itu menjadi simbol penantian panjang. Bagi para honorer, SK yang diterima bukan sekadar dokumen administratif, melainkan pengakuan atas tahun-tahun pengabdian yang kerap dijalani dalam ketidakpastian.
Dalam sambutannya, Mualem mengingatkan bahwa pengangkatan sebagai PPPK paruh waktu harus disyukuri dan dijalani dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan, para honorer yang kini berstatus PPPK paruh waktu dituntut bekerja lebih sungguh-sungguh, karena peran aparatur sangat dibutuhkan untuk membangun Aceh ke arah yang lebih baik.
Mualem juga mengungkapkan bahwa pengangkatan tersebut merupakan hasil dari upaya dan lobi yang terus dilakukan ke Pemerintah Pusat, khususnya kepada Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Menteri PAN-RB Rini Widyantini. Langkah itu, kata dia, merupakan bentuk komitmen untuk menekan angka pengangguran di Aceh.
Baca Juga: 23 Dosen dan 155 Tendik Unimal Resmi Jadi ASN PPPK, Rektor: Ini Tonggak Sejarah Baru
“Kita tidak ingin pengangguran semakin bertambah di Aceh. Karena itu, kami berupaya keras agar seluruh honorer di bawah Pemerintah Aceh bisa diangkat menjadi PPPK,” ujar Mualem.
Pemerintah Aceh diketahui mengangkat sebanyak 5.486 tenaga honorer yang tersebar di seluruh satuan kerja, baik di Banda Aceh maupun di berbagai kabupaten dan kota.
Sore itu, hujan memang membasahi stadion. Namun bagi ribuan honorer, yang terasa justru kelegaan. Di tengah derasnya air dari langit, harapan yang lama tertahan akhirnya menemukan jalannya. []




Komentar