1. Beranda
  2. News

Dosen Unimal Beri Pelatihan AI untuk Aparatur Gampong Cot Trieng

Oleh ,

KOALISI.co - Universitas Malikussaleh (Unimal) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat menggelar pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi aparatur Gampong Cot Trieng, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe,15-16 September 2026.

Kegiatan bertema “Pengembangan Kompetensi Digital Aparatur Gampong Melalui Pelatihan Artificial Intelligence untuk Mendukung Good Village Governance” tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan aparatur dalam memahami dan memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Ketua tim pengabdian, Yuli Santri Isma, S.Sos., M.A.P., dalam sambutannya mengatakan, perkembangan teknologi digital menuntut aparatur gampong untuk terus meningkatkan kompetensi. AI menjadi salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan administrasi dan pelayanan publik.

Baca Juga: Kirab Budaya Dirgahayu RI ke-81 Unimal, FISIP Sabet Juara Terfavorit

“Pelatihan ini kami laksanakan agar aparatur Gampong Cot Trieng tidak hanya mengenal artificial intelligence, tetapi juga memahami bagaimana teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara tepat dalam mendukung pekerjaan pemerintahan,” ujar Yuli.

Menurut Yuli, pemanfaatan AI dapat membantu aparatur dalam berbagai kebutuhan pekerjaan. Teknologi tersebut dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mencari informasi, menyusun bahan administrasi, mengembangkan ide, serta mendukung proses komunikasi dan pelayanan kepada masyarakat.

“AI bukan untuk menggantikan peran aparatur. AI adalah alat bantu yang dapat digunakan untuk membuat pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien. Namun, hasil yang diberikan tetap harus diperiksa dan disesuaikan dengan kebutuhan,” kata Yuli.

Baca Juga: Alchalil-Iswanda Sabet Gelar Juara Badminton Sivitas Akademika Unimal ke-57

Ia juga menekankan bahwa penggunaan AI dalam pemerintahan gampong perlu dilakukan secara bijak. Aparatur harus tetap memperhatikan ketepatan informasi, etika, keamanan data, serta tanggung jawab dalam setiap pekerjaan yang menggunakan bantuan teknologi.

“Yang paling penting adalah kemampuan aparatur dalam menggunakan AI secara bertanggung jawab. Jangan sampai teknologi digunakan begitu saja tanpa melakukan pemeriksaan terhadap informasi yang dihasilkan,” jelas Yuli.

Yuli berharap kegiatan pengabdian tersebut dapat menjadi langkah awal bagi aparatur Gampong Cot Trieng untuk meningkatkan kemampuan digital.

Baca Juga