Dua Pelaku Curas Anak di Aceh Tenggara Ditangkap Polisi

KOALISI.co - Unit Satreskrim Polres Aceh Tenggara berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa seorang anak di bawah umur di Kecamatan Bambel.
Kejadian tersebut terjadi pada Jumat, 4 Juli 2025 sekitar pukul 09.20 WIB di Desa Kuta Lang-Lang, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara.
Korban diketahui bernama Husna Ujung, berusia 12 tahun, seorang pelajar asal Desa Biak Muli, Kecamatan Bambel. Saat itu, korban tengah duduk santai di depan rumahnya.
Baca Juga: Plt Sekda Aceh Harap DPRK Aceh Tenggara Perkuat Kemitraan dengan Pemerintah Daerah
Tiba-tiba, dua pria yang mengendarai sepeda motor berhenti di depan rumah korban. Salah satu dari mereka turun dan langsung merampas handphone yang sedang dipegang korban, kemudian kabur bersama rekannya.
Menerima laporan dari warga, polisi dari Polres Aceh Tenggara bergerak cepat melakukan penyelidikan. Tidak butuh waktu lama, dua pelaku berhasil diringkus dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kedua pelaku berinisial MN (24), dan RT (24), keduanya merupakan warga Desa Bambel Baru, Kecamatan Bambel. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu unit handphone merek OPPO A60 milik korban sebagai barang bukti.
Baca Juga: Aksi Sosial, PLN Bantu Korban Banjir di Aceh Tenggara
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri SIK melalui Kasi Humas AKP Jomson Silalahi mengatakan bahwa kasus ini merupakan tindakan kriminal serius karena menyasar anak-anak dengan cara yang tergolong kekerasan.
“Para pelaku akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” kata AKP Jomson Silalahi.
Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama dalam menjaga anak-anak dari ancaman kejahatan.
“Jika melihat tindakan yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian. Kami akan terus hadir memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tutupnya.
Kedua pelaku saat ini telah ditahan di Mapolres Aceh Tenggara untuk proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.




Komentar