1. Beranda
  2. News

Kata Pon Yaya Usai Ditunjuk sebagai Ketua KPA Samudra Pase

Oleh ,

KOALISI.co - Saiful Bahri alias Pon Yaya menyatakan siap menjalankan amanah sebagai Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Samudra Pase.

Pon Yaya mengatakan kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan baik.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Ketua KPA Pusat sekaligus Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Baca Juga: Mualem Tunjuk Pon Yaya Sebagai Ketua KPA Wilayah Samudra Pase, Gantikan Abu Len yang Wafat

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Mualem selaku Ketua KPA Pusat atas kepercayaan ini. Terima kasih juga kepada seluruh anggota KPA Wilayah Samudra Pase yang selama ini menjaga kebersamaan dan soliditas organisasi,” kata Pon Yaya, dalam keterangan tertulis yang diterima KOALISI.co, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, amanah tersebut akan dijalankan dengan menjaga kekompakan serta melanjutkan kerja-kerja organisasi yang telah dibangun sebelumnya.

Pon Yaya juga mengajak seluruh jajaran KPA di wilayah Samudra Pase untuk tetap kompak dan terus memperkuat peran organisasi dalam menjaga perdamaian di Aceh.

Baca Juga: Milad GAM 49 Tahun: Pon Yaya Ajak Alih Semangat Perjuangan ke Medan Kemanusiaan Hadapi Banjir

“Yang terpenting adalah menjaga kekompakan dan melanjutkan kerja organisasi sebagaimana yang telah dirintis para pendahulu,” ujarnya.

Adapun Wilayah Samudra Pase sebelumnya dipimpin para petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM), di antaranya Yusuf Ali, Muzakir Manaf (Mualem), Sofyan Dawood, Tgk Zulkarnaini (Tgk Ni), dan Tgk Abu Bakar A Latif (Abu Len).

"Alhamdulillah saat ini saya mendapatkan amanah untuk melanjutkan perjuangan dengan memimpin Wilayah Samudra Pase," kata Pon Yaya.

Baca Juga: Tangan Dermawan Pon Yaya Sumbang Rp100 Juta Dana Pribadi Bantu Korban Banjir Bandang Aceh Utara

Sebelumnya, Ketua KPA Pusat Mualem menunjuk Pon Yaya sebagai Ketua KPA Wilayah Samudra Pase melalui surat keputusan atau surat angkée yang diserahkan langsung oleh Mualem di Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Jumat (6/3/2026).

Penunjukan tersebut tertuang dalam surat bernomor 04/KPA/III/2026 yang ditandatangani oleh Mualem.

Saiful Bahri atau Pon Yaya merupakan mantan pejuang GAM di wilayah Samudra Pase.

Baca Juga: Pon Yaya dan Arafat Salurkan Bantuan Becak untuk Penyandang Disabilitas

Dengan sandi Tanggy Buloh, Pon Yaya pernah memegang sejumlah jabatan penting di tubuh GAM. Misalnya Komandan Pasukan Rimueng Tapa, Komandan Kompi A 0015 Daerah II Wilayah Samudra Pase, Panglima Sagoe Tgk Syik di Buloh, serta Komandan Operasi Daerah II Tgk Syik di Cot Plieng Wilayah Samudra Pase.

Pasca penandatanganan MoU Helsinki, Pon Yaya aktif dalam struktur Komite Peralihan Aceh, wadah berkumpulnya para pejuang GAM.

Saat ini ia juga menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh daerah pemilihan Aceh Utara–Lhokseumawe periode 2024–2029.

Baca Juga: Pon Yaya: Dana Otsus Aceh Tak Cukup Dipakai untuk PON

Selain itu, Pon Yaya pernah menjabat Ketua DPRA periode 2022–2023. Ia juga dipercaya sebagai Ketua Umum KONI Aceh masa bakti 2025–2029 serta Bendahara Umum Partai Aceh.

Baca Juga