Kebakaran Gudang PKK dan PAUD di Aceh Utara, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
KOALISI.co – Kebakaran hanguskan satu unit bangunan permanen milik Desa Kayee Panyang, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, pada Rabu (4/3/2026) sore sekitar pukul 15.45 WIB.
Bangunan yang terletak di areal halaman meunasah tersebut berfungsi ganda sebagai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan gudang PKK.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp200 juta.
Baca Juga: Dua Unit Mobil Damkar Dikerahkan Untuk Padamkan Kebakaran di PTPN IV Unit Cot Girek
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ahzan melalui Kapolsek Syamtalira Bayu, AKP Gunanto mengatakan, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh dua pelajar setempat, M. Febriansyah (15) dan Farid Wajidi (14).
Saat itu, keduanya berniat menuju Kantor Geuchik untuk mengakses fasilitas WiFi.
Namun, setibanya di lokasi, mereka melihat kepulan asap tebal dan api mulai keluar dari ventilasi gudang PKK.
Baca Juga: Kebakaran Melanda Perkebunan Kelapa Sawit PTPN IV Unit Cot Girek
"Melihat api, kedua saksi langsung berlari menjauh dan berteriak memberi tahu warga sekitar," kata AKP Gunanto dalam keterangan tertulis yang diterima KOALISI.co, Kamis (5/3/2026).
Warga sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sebelum akhirnya satu unit armada pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota Lhokseumawe tiba di lokasi.
Berkat aksi cepat petugas, api berhasil dijinakkan dalam waktu 15 menit sehingga tidak merambat ke bangunan Kantor Keuchik yang berada tepat di sampingnya.
Baca Juga: Kebakaran Sekolah di Aceh Utara, Kerugian Capai Rp 650 Juta
Kebakaran ini menghanguskan aset penting milik desa yang disimpan di dalam bangunan tersebut.
Fasilitas PAUD KB Al Amin, yaitu kerusakan pada meja, kursi, dan alat permainan edukatif (APE) anak.
Sementara di gudang PKK menghanguskan dua set tenda (tratak), sekitar 200 unit kursi plastik, meja, serta perlengkapan memasak milik desa.
Baca Juga: Kebakaran di Aceh Tengah Hanguskan Empat Rumah
Dikatakan Kapolsek, pihaknya telah mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.
Namun, hasil pengecekan awal menunjukkan bangunan tersebut tidak memiliki instalasi listrik, sehingga dugaan korsleting listrik sejauh ini dikesampingkan.
"Saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan mendalam. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan hal mencurigakan di lingkungan sekitar," demikian AKP Gunanto.

