Kebakaran Hanguskan Enam Rumah di Lhokseumawe Saat Lebaran

KOALISI.co – Kebakaran menghanguskan enam unit rumah dalam tiga peristiwa berbeda yang terjadi di Kota Lhokseumawe selama momen Lebaran Idulfitri, sejak 20 hingga 22 Maret 2026.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Peristiwa pertama terjadi pada Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.
Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Lhokseumawe Malam Lebaran
Kebakaran melanda dua unit rumah permanen di Jalan Pase, Desa Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti.
Rumah tersebut diketahui milik Zulkifli (78) dan Muhammad (62).
Api diduga berasal dari korsleting listrik di lantai dua rumah Zulkifli yang kemudian menjalar ke rumah di sebelahnya.
Baca Juga: Kebakaran di Mane Kareung Lhokseumawe Hanguskan Tiga Rumah
Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB.
Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Pada waktu yang hampir bersamaan, kebakaran juga terjadi di Dusun Cot Rancong, Desa Mane Kareung, Kecamatan Blang Mangat.
Baca Juga: Kebakaran di Ule Jalan Lhokseumawe, Satu Rumah Hangus
Tiga unit rumah semi permanen milik N. Mustafa (34) dan Ainul Mardiah (56) hangus terbakar.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dikerahkan untuk memadamkan api, sekitar satu setengah jam.
Kerugian dalam peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Peristiwa ketiga terjadi pada Minggu dini hari (22/3/2026) sekitar pukul 03.40 WIB.
Satu unit rumah kayu milik Hendrik (37), seorang nelayan, di Jalan Tengku Muda Lamkuta, Desa Ule Jalan, Kecamatan Banda Sakti, hangus terbakar.
Berdasarkan keterangan saksi, api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang merembet ke kasur di kamar belakang.
Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Satu Rumah di Lhokseumawe
Satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 03.50 WIB dan api berhasil dipadamkan pada pukul 04.20 WIB.
Kerugian ditaksir mencapai Rp70 juta.
Menanggapi rangkaian peristiwa tersebut, Polres Lhokseumawe mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah untuk bersilaturahmi pada momen Lebaran.
Masyarakat juga diminta memastikan lampu, kompor, serta peralatan listrik lainnya dalam keadaan mati guna mencegah potensi kebakaran.




Komentar