Kejuaraan Karate Piala Pemerintah Aceh Bergulir, FORKI Aceh Dorong Atlet Perkuat Mental dan Prestasi
KOALISI.co – Kejuaraan Karate Piala Pemerintah Aceh tahun 2026 resmi bergulir di GOR Lambung, Banda Aceh, Jumat (25/9/2026). Ajang ini diikuti lebih dari seribuan atlet dari 13 perguruan karate yang ada di Provinsi Aceh.
Kejuaraan tersebut menjadi salah satu wadah bagi atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukur hasil pembinaan yang selama ini dilakukan di masing-masing perguruan. Peserta berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari pra usia dini hingga kategori senior.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, T Banta Nuzullah, S.Pd., mengatakan kejuaraan ini memiliki peran penting dalam proses pembinaan atlet karate di Aceh.
Baca Juga: Dispora Aceh Gelar Kejuaraan Karate Piala Pemerintah Aceh 2026
Menurutnya, pertandingan tidak hanya menjadi tempat untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi atlet menunjukkan kedisiplinan, kerja keras dan kemampuan yang telah diperoleh selama menjalani latihan.
“Kejuaraan ini menjadi forum pembinaan dan evaluasi bagi atlet. Dari pertandingan seperti ini dapat dilihat sejauh mana disiplin dan kerja keras atlet dalam menjalani proses latihan,” ujar T Banta Nuzullah.
Sementara itu, Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Aceh, Sulaiman, SE., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh, khususnya Dispora Aceh, atas dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan tersebut.
Baca Juga: Kejurda FORKI Aceh 2026 Resmi Ditutup Bupati Sarjani, Pidie Raih Juara Umum
Ia menyebutkan, lebih dari 1.000 atlet dari 13 perguruan ikut ambil bagian. Menurutnya, semakin banyak kompetisi yang digelar akan memberikan ruang bagi atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus membangun mental.
“Banyaknya pertandingan sangat penting untuk memperkuat mental atlet. Atlet tidak cukup hanya berlatih, tetapi juga harus memiliki pengalaman bertanding,” kata Sulaiman.
Sulaiman juga menyampaikan bahwa sejumlah kejuaraan karate telah digelar di Aceh, termasuk dua kompetisi yang berlangsung di Kabupaten Pidie. Rangkaian pertandingan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Selain kemampuan teknik, ia menekankan pentingnya pembentukan karakter melalui olahraga karate. Para atlet diharapkan tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjunjung tinggi disiplin, sportivitas dan sikap yang baik.
“Kita ingin karate tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk karakter yang baik,” ujarnya.
Sulaiman turut mengingatkan para orang tua agar memberikan dukungan kepada anak-anak yang menekuni karate. Dukungan keluarga dinilai penting agar atlet tetap konsisten menjalani latihan dan mengikuti berbagai kompetisi.
Baca Juga: FORKI Aceh Tingkatkan Kompetensi Wasit dan Pelatih Jelang Kejurda Karate 2026 di Pidie
Kepada para atlet, ia berpesan agar terus berlatih dan menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk meningkatkan kemampuan menuju prestasi yang lebih tinggi.
Dalam pelaksanaan pertandingan, FORKI Aceh juga mengingatkan para wasit dan juri untuk menjalankan tugas sesuai sumpah dan aturan yang berlaku.
"Penilaian dari wasit dan juri harus dilakukan secara adil dan jujur sehingga seluruh peserta memperoleh kesempatan bertanding secara sportif," pungkasnya.

