1. Beranda
  2. Parlementaria

Komisi III DPRK Banda Aceh Tinjau Rehabilitasi Banda Aceh Academy, Targetkan Beroperasi Maksimal pada 2027

Oleh ,

KOALISI.co – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh melakukan peninjauan langsung terhadap progres rehabilitasi Gedung Banda Aceh Academy (BAA) yang berlokasi di Jalan Tgk Syech Muda Wali, Banda Aceh, Selasa (14/7/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRK dalam pembahasan Rancangan Qanun (Raqan) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Kota Banda Aceh Tahun Anggaran 2025.

Melalui kunjungan lapangan itu, Komisi III ingin memastikan pelaksanaan proyek rehabilitasi berjalan sesuai perencanaan, tepat sasaran, dan mampu mendukung realisasi program strategis Pemerintah Kota Banda Aceh di bidang pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan inovasi daerah.

Baca Juga: Ketua DPRK Banda Aceh: Pembahasan LKPJ 2025 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Rombongan Komisi III dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, Royes Ruslan. Turut hadir Wakil Ketua Komisi III Tuanku Muhammad, Sekretaris Komisi III Sofyan Helmi, serta anggota Komisi III Ramza Harli, Faisal Ridha, dan Aulia Rahman. Peninjauan tersebut juga didampingi perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banda Aceh selaku pelaksana teknis proyek.

Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, Royes Ruslan, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung hasil pelaksanaan program yang dibiayai melalui APBK Tahun Anggaran 2025 sekaligus mengevaluasi sejauh mana rehabilitasi Gedung Banda Aceh Academy dapat mendukung visi dan misi Wali Kota Banda Aceh.

"Kami ingin memastikan setiap anggaran yang telah dialokasikan benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kami turun langsung ke lapangan untuk melihat progres rehabilitasi Gedung Banda Aceh Academy sebagai salah satu program strategis Pemerintah Kota Banda Aceh," ujar Royes Ruslan.

Baca Juga: DPRK Banda Aceh Usulkan Islanding System ke ESDM, Cegah Pemadaman Listrik Berulang

Menurut politisi Partai Demokrat tersebut, keberadaan Banda Aceh Academy diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan kapasitas aparatur, peningkatan kompetensi generasi muda, serta wadah lahirnya berbagai inovasi yang mendukung kemajuan Kota Banda Aceh.

Royes menilai, percepatan penyelesaian rehabilitasi gedung menjadi hal yang sangat penting agar seluruh program yang telah dirancang dapat segera dijalankan.

"Harapan kami rehabilitasi gedung ini dapat dipercepat sehingga program-program Banda Aceh Academy bisa mulai direalisasikan paling lambat pada tahun 2026. Semakin cepat gedung ini selesai, semakin cepat pula manfaatnya dirasakan masyarakat," katanya.

Baca Juga: Ketua DPRK Aceh Utara Dukung Sensus Ekonomi 2026, Ajak Masyarakat Berikan Data yang Jujur dan Akurat

Meski demikian, berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, Komisi III masih menemukan sejumlah pekerjaan yang belum rampung, terutama pada bagian interior gedung dan beberapa fasilitas penunjang lainnya.

"Kami melihat secara langsung masih ada beberapa pekerjaan yang harus segera diselesaikan, khususnya pada bagian interior. Kami berharap seluruh proses penyelesaian dapat dipercepat sesuai target yang telah ditetapkan," ujarnya.

Royes menambahkan, DPRK Banda Aceh akan terus mengawal penyelesaian proyek tersebut agar kualitas pekerjaan tetap terjaga dan seluruh anggaran yang telah digunakan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

Baca Juga: Banleg DPRK Banda Aceh Terima Draf Qanun Bantuan Hukum Gratis untuk Warga Miskin

Menurutnya, pengawasan lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan daerah berjalan efektif, efisien, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Ia berharap Banda Aceh Academy nantinya mampu menjadi pusat pengembangan pendidikan, pelatihan, dan inovasi yang memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di ibu kota Provinsi Aceh.

"Harapan kami, seluruh tahapan rehabilitasi dapat diselesaikan tepat waktu sehingga pada tahun 2027 Gedung Banda Aceh Academy sudah dapat beroperasi secara optimal sesuai tujuan awal pembangunannya," tutup Royes.

Baca Juga