1. Beranda
  2. Olahraga

KONI Aceh Dilantik, Gubernur Mualem Tekankan Kerja Nyata untuk Kemajuan Olahraga

Oleh ,

KOALISI.co – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menegaskan pentingnya kerja nyata dan dukungan anggaran yang memadai untuk memajukan olahraga di Aceh.

Penegasan ini disampaikan saat pelantikan Ketua dan Pengurus KONI Aceh masa bakti 2025–2029 di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Senin (24/11/2025) malam. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman.

Dalam sambutannya, Mualem menyatakan keyakinannya bahwa pengurus baru memiliki kemampuan untuk memajukan KONI Aceh. Namun, ia menekankan perlunya disiplin dan kerja keras sesuai dengan tanggung jawab masing-masing.

Baca juga: Pertama dalam Sejarah, Aceh Tuan Rumah Indonesia Fencing Championship

“Saya rasa pengurus kali ini mampu menjalankan organisasi dengan baik. Tapi dalam bidang olahraga bukan hanya kemampuan yang dibutuhkan, harus ada uang untuk mendukung usaha kita,” ujar Mualem.

Pemerintah Aceh, lanjut Mualem, akan terus memberikan dukungan dan semangat, termasuk alokasi dana yang memadai. “Pemerintah Aceh pasti mendukung dan memberi semangat. Kami akan berikan dana secukupnya, karena tanpa dukungan anggaran, olahraga tidak akan maksimal," tambahnya.

Mualem juga mengenang masa kepemimpinannya di KONI Aceh, di mana Aceh berhasil meraih delapan medali emas pada PON Jawa Barat, yang dianggap sebagai momentum kebangkitan olahraga Aceh. Selain itu, pada masanya, Aceh berhasil memperjuangkan diri sebagai tuan rumah PON 2024.

Baca juga: FORKI Aceh Tetapkan Simeulue Jadi Tuan Rumah Pra PORA Cabang Olahraga Karate

“Binalah anak-anak Aceh yang punya bakat. Rangkul generasi muda agar mereka berkiprah dalam olahraga, bukan terjebak kegiatan negatif,” pesan Mualem kepada pengurus baru.

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, juga menyampaikan optimismenya terhadap kepemimpinan baru KONI Aceh. Ia yakin bahwa di bawah kepemimpinan yang baru, kualitas pembinaan atlet akan semakin meningkat.

“InsyaAllah Pon Yaya akan mampu melanjutkan pembinaan atlet sehingga prestasi olahraga Aceh bisa semakin baik ke depan,” ujarnya.

Ketua KONI Aceh yang baru dilantik, Saiful Bahri atau Pon Yaya, mengakui bahwa tanggung jawab yang diemban pengurus saat ini sangat berat, terutama dalam mempertahankan posisi enam besar nasional pada PON mendatang.

“Kami butuh sentuhan pemerintah Aceh karena tugas ke depan semakin berat. Kami harus mempertahankan peringkat enam nasional,” kata Pon Yaya.

Pon Yaya juga menyampaikan bahwa dirinya terpilih secara aklamasi berkat dukungan dari seluruh pengurus provinsi cabang olahraga, sehingga proses pemilihan berjalan lancar tanpa konflik. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada almarhum Abu Razak, Ketua KONI Aceh sebelumnya, atas fondasi kuat yang telah diletakkan.

“Kami masuk KONI saat prestasi ada di posisi enam nasional. Tidak bisa kerja hanya bicara di kedai kopi. Pengurus harus bekerja nyata agar tidak malu dengan pengurus sebelumnya,” tegasnya.

Saat ini, KONI Aceh tengah melaksanakan Pra PORA, sementara PORA dijadwalkan berlangsung tahun depan di Aceh Jaya, dengan venue yang saat ini dalam tahap penyelesaian.

Dengan pelantikan ini, masyarakat Aceh berharap besar agar olahraga di Aceh terus berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.(*)

Baca Juga