LMND Aceh Minta Pemerintah Fokus Selesaikan Masalah Kemiskinan dan Pendidikan

Ketua LMND Aceh, Iswandi.

KOALISI.co - Ketua LMND Aceh, Iswandi meminta kepada Pemerintah Aceh untuk fokus mengentaskan Kemiskinan dan Pendidikan. Menurutnya, masalah kemiskinan dan pendidikan masih belum dapat terselesaikan.

“Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, tercatat Aceh masuk dalam kategori sebagai daerah termiskin di pulau Sumatera dengan jumlah orang miskin sebanyak 806,820,” kata Iswandi kepada KOALISI.co, Jumat (13/1/2023).

Dikatakan Iswandi, angka tersebut menggambarkan betapa memilukan kondisi Aceh saat ini. Padahal, daerah ujung Sumatera ini memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah, ditambah dengan dana Otsus yang besar.

Baca Juga:  Diduga Melakukan Korupsi, Disdik Aceh Tengah Digeledah Kejaksaan

“Pengentasan kemiskinan harus menjadi program besar Pemerintah. Maka diperlukan program-program yang berfaedah untuk membangkitkan kesejahteraan masyarakat Aceh, seperti meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan mencari Investor agar terciptanya lapangan pekerjaan” cetusnya.

Selain masalah Kemiskinan, LMND Aceh juga menyoroti masalah Pendidikan. Ditegaskan Iswandi, mutu pendidikan di Aceh masih sangat rendah dibandingkan daerah lain. Untuk itu, perlu adanya komitmen dari Pemerintah untuk mengurusi mutu pendidikan.

“Kita melihat mutu Pendidikan di Aceh saat ini sangatlah buruk, ini belum lagi kita lihat di Desa pedalaman Aceh, ini disebabkan pengelolaan dana Pendidikan masih buruk. Padahal dana yang dialokasikan sangatlah besar,” terangnya.

Baca Juga: Iswandi Terpilih Sebagai Ketua LMND Aceh periode 2022-2024

Belum lagi, sambung Iswandi, dana Pendidikan tersebut di korupsi oleh oknum Pejabat. Misalnya, kasus korupsi pengadaan westafel, kasus korupsi dana beasiswa mahasiswa, korupsi alat permainan edukasi yang hingga saat ini masih belum dituntaskan oleh aparat penegak hukum.

“Kita berharap agar Pemerintah Aceh dapat menyelesaikan persoalan Kemiskinan dan Pendidikan dengan berbekal semangat perubahan yang kita miliki untuk menatap Aceh yang lebih bermartabat kedepan,” pungkasnya.

Komentar

Loading...