Mahasiswa Asal Langsa Meninggal Tenggelam di Wisata Pante Bahagia Aceh Utara
KOALISI.co - Seorang mahasiswa asal Kota Langsa meninggal dunia setelah tenggelam saat berwisata bersama sejumlah rekannya di Sungai Pante Bahagia, Desa Pante, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (9/8/2026) siang.
Korban diketahui bernama Rian Alfiansyah (21), warga Desa Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.
Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto melalui Kapolsek Paya Bakong, IPDA Noprian Dwi Cahyo mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB ketika korban bersama sejumlah rekannya sedang menghabiskan waktu di kawasan wisata tersebut.
Baca Juga: Dua Warga Tenggelam di Danau Aceh Tengah, Satu Belum Ditemukan
“Sebelumnya korban bersama teman-temannya tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB. Setelah makan siang, sekitar pukul 14.00 WIB mereka mulai melakukan aktivitas di sekitar sungai,” ujar IPDA Noprian.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, sebagian rombongan kemudian berenang menggunakan ban sebagai pelampung. Korban sebelumnya berada di pinggir sungai, namun beberapa saat kemudian tidak lagi terlihat oleh teman-temannya.
Mengetahui korban menghilang, rekan-rekannya bersama warga langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi. Setelah sekitar 20 menit pencarian, korban ditemukan berada di dalam sungai dan kemudian dievakuasi ke daratan.
Baca Juga: Anak 10 Tahun Tenggelam di Danau Lut Tawar Aceh Tengah
“Ketika ditemukan, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Masyarakat kemudian menghubungi Polsek Paya Bakong dan pihak Puskesmas untuk penanganan lebih lanjut,” kata Kapolsek.
Personel Polsek Paya Bakong yang menerima informasi tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan pendataan terhadap korban dan saksi, serta mendokumentasikan tempat kejadian.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa menuju rumah duka di Kota Langsa untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.
Kapolsek Paya Bakong turut mengimbau masyarakat yang mengunjungi lokasi wisata sungai agar selalu memperhatikan kondisi arus dan keselamatan selama beraktivitas di dalam maupun di sekitar air.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak memaksakan diri berenang di lokasi yang memiliki arus deras serta selalu mengutamakan keselamatan, terutama ketika berada di kawasan wisata sungai,” pungkas IPDA Noprian.

