Muhammadiyah Aceh Utara Bangun Gedung Dakwah di Krueng Mane
KOALISI.co - Pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah Aceh Utara resmi dimulai setelah peletakan batu pertama dilakukan di kawasan Krueng Mane, Aceh Utara, Sabtu (5/9/2026).
Pembangunan tersebut mendapat dukungan dari Lazismu Jawa Barat dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Jawa Barat.
Peletakan batu pertama turut dihadiri Ketua Lazismu Jawa Barat Chafidz, Ketua MDMC Jawa Barat, serta jajaran Muhammadiyah Aceh Utara.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Aceh Utara, Anwar menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan gedung yang dinilai menjadi momentum penting bagi penguatan gerakan Muhammadiyah di Aceh Utara.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah Aceh Utara. Ini merupakan sebuah amanah sekaligus momentum penting bagi perjalanan Muhammadiyah di Aceh Utara,” kata Anwar dalam keterangan yang diterima KOALISI.co, Minggu (6/9/2026).
Baca Juga: PW Muhammadiyah Aceh Salurkan 8 Ton Logistik ke Korban Bencana Aceh Timur, Siap Bangun Desa Binaan
Ia menyampaikan apresiasi kepada Lazismu Jawa Barat dan MDMC Jawa Barat atas dukungan dan bantuan yang diberikan sehingga pembangunan gedung tersebut dapat direalisasikan.
Menurut Anwar, pembangunan gedung tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat gerakan dakwah, pelayanan sosial, pendidikan, serta kelembagaan Muhammadiyah di Kabupaten Aceh Utara.
Gedung tersebut dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 800 meter persegi.
Nantinya, fasilitas itu diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh warga Muhammadiyah, termasuk PDM dan organisasi otonom Muhammadiyah.
“Gedung ini nantinya bukan hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi menjadi rumah bersama bagi warga Muhammadiyah Aceh Utara, sekaligus menjadi pusat kegiatan dakwah dan pelayanan umat,” ujarnya.
Baca Juga: Bank Aceh dan Muhammadiyah Kerja Sama Penyediaan Layanan Keuangan Perbankan
Sementara itu, Ketua Lazismu Jawa Barat, Chafidz mengatakan kehadirannya dalam peletakan batu pertama merupakan bagian dari dukungan terhadap penguatan dakwah dan kelembagaan Muhammadiyah di daerah.
Ia menyebut bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan semangat ta'awun di lingkungan Muhammadiyah.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan semangat ta'awun dalam Muhammadiyah. Kami berharap pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah Aceh Utara ini dapat berjalan dengan lancar dan nantinya memberikan manfaat yang luas bagi warga Muhammadiyah dan masyarakat,” ujar Chafidz.
Chafidz juga berharap sinergi antara Muhammadiyah Aceh Utara, Lazismu, dan berbagai unsur Muhammadiyah lainnya terus diperkuat.
Menurut dia, kolaborasi tersebut penting untuk membuka peluang lahirnya lebih banyak program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca Juga: STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe Raih Penghargaan Uji Kompetensi Ners 2024
Pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah Aceh Utara ditargetkan berlangsung selama 90 hari kerja.
Chafidz berharap seluruh proses pengerjaan dapat berjalan sesuai target dengan dukungan berbagai pihak.
“Semoga pembangunan ini diberikan kelancaran, kemudahan, dan keberkahan. Apa yang kita lakukan hari ini mudah-mudahan menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya,” pungkas Chafidz.

