1. Beranda
  2. Foliopini

OPINI : 79 Tahun HMI sebagai Organisasi Perjuangan

Oleh ,

KOALISI.co - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merupakan organisasi kemahasiswaan yang didirikan di Yogyakarta pada 5 Februari 1947, tepatnya di Sekolah Tinggi Islam Indonesia (STII) yang kini dikenal sebagai Universitas Islam Indonesia (UII).

Organisasi ini dipelopori oleh Lafran Pane bersama 14 rekannya.

Berdirinya HMI bukanlah tanpa alasan; organisasi ini lahir sebagai respons terhadap kondisi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pascakemerdekaan, situasi umat Islam, serta dinamika perguruan tinggi dan dunia kemahasiswaan pada masa itu.

Dalam sebuah ruang kelas saat perkuliahan Filsafat, mereka sepakat mendirikan Himpunan Mahasiswa Islam sebagai wadah perjuangan intelektual dan keislaman.

Seiring perjalanan waktu, HMI terus menunjukkan eksistensinya melalui berbagai fase perjuangan.

Organisasi ini pernah berada di barisan terdepan dalam menghadapi pergolakan ideologi, termasuk dalam upaya melawan pengaruh Partai Komunis Indonesia (PKI) demi menjaga kedaulatan bangsa.

Selain itu, HMI secara konsisten memperjuangkan pemahaman Islam yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis di tengah berkembangnya paham keagamaan yang cenderung fanatik, tetapi kurang bertanggung jawab.

Melalui perjalanan panjang dari satu kongres ke kongres berikutnya, HMI berkembang pesat hingga memiliki cabang di seluruh pelosok tanah air, bahkan cabang istimewa di luar negeri.

Pada 5 Februari 2026, HMI genap berusia 79 tahun—hanya terpaut dua tahun dari usia bangsa Indonesia yang akan memasuki 81 tahun pada Agustus mendatang.

Jika dianalogikan sebagai manusia, usia 79 tahun kerap dikaitkan dengan kondisi fisik yang melemah dan menurunnya daya ingat.

Namun, HMI bukan sekadar entitas manusiawi; ia adalah organisasi perjuangan.

Sebagaimana termaktub dalam Pasal 8 Anggaran Dasar HMI, peran tersebut memastikan bahwa meskipun tokoh-tokohnya terus berganti, organisasi ini tetap bergerak secara elastis dan progresif mengikuti tuntutan zaman.

Tujuan HMI ditegaskan dalam Pasal 4 Anggaran Dasar, yaitu:

"Terbinanya insan akademis, pencipta, dan pengabdi yang bernafaskan Islam serta bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang diridai Allah Subhanahu wa Ta’ala."

Rumusan tujuan ini menegaskan bahwa HMI tidak hanya berorientasi pada pembentukan intelektualitas, tetapi juga pada pengabdian sosial dan tanggung jawab moral.

Sebagai tulang punggung organisasi, kader HMI memikul tanggung jawab besar dalam menjawab tantangan zaman.

Pada usia ke-79 ini, HMI tidak boleh sekadar menjadi bagian dari catatan sejarah atau berhenti pada seremoni perayaan.

Para kader dituntut memiliki kepekaan sosial, menjalankan fungsi organisasi secara optimal, merawat integritas, serta melanjutkan estafet perjuangan bangsa.

Berdasarkan Pasal 5 Anggaran Dasar, HMI bersifat independen. Independensi tersebut bermakna bahwa HMI tidak terikat oleh kepentingan pihak mana pun dan senantiasa bersikap hanif, yakni condong pada kebenaran.

Nilai independensi tidak boleh berhenti sebagai teks normatif, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata oleh setiap kader guna mengoptimalkan misi organisasi.

Sebagai organisasi yang berasaskan Islam dan berlandaskan Al-Qur’an serta Hadis, HMI telah melahirkan banyak pemikir dan tokoh berpengaruh di negeri ini.

Oleh karena itu, momentum milad ke-79 hendaknya menjadi refleksi bersama untuk memperkuat komitmen perjuangan, memperteguh nilai keislaman, dan meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Pada akhirnya, perjuangan HMI adalah perjuangan yang menuntut keseimbangan antara iman, ilmu, dan amal.

Dengan keyakinan yang kokoh, usaha yang sungguh-sungguh, serta pengabdian yang tulus, HMI diharapkan tetap menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi yang berintegritas dan berdaya saing.

Yakinkan dengan iman, usahakan dengan ilmu, dan sampaikan dengan amal.

Yakin usaha sampai.

Billahittaufiq walhidayah.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Oleh: Arie Purnomo, Mahasiswa Semester VI Program Studi Akuntansi Syariah, Kader HMI Cabang Padangsidimpuan.

Baca Juga