1. Beranda
  2. News

Orangutan Sumatera Terancam Punah, Pemuda Aceh Gelar Parade

Oleh ,

"Spesies-spesies ini berada di ambang kepunahan, tidak hanya karena perburuan dan perdagangan, tetapi juga akibat alih fungsi lahan menjadi perkebunan,seperti yang terjadi di Suaka Margasatwa Rawa Singkil," ujarnya.

Deforestasi yang tak terkendali dan konsesi hutan untuk perkebunan kelapa sawit mempersempit habitat satwa liar. Nyatanya, Suaka Marga satwa Rawa Singkil merupakan benteng terakhir bagi perlindungan Orangutan Sumatera di pulau ini.

"Hari Orangutan Sedunia adalah momen penting untuk meningkatkan kesadaran lokal dan global tentang perlindungan Orangutan Sumatera yang semakin terancam akibat deforestasi, perburuan liar, dan perdagangan ilegal," terangnya.

Baca Juga: DPR Aceh Minta BKSDA Prioritaskan Penanganan Konflik Satwa dan Manusia di Aceh Selatan

Di Aceh, pelestarian Orangutan Sumatera membutuhkan komitmen kuat dari pemerintah, organisasi, dan masyarakat. Pemerintah dan penegak hukum di Aceh memiliki tanggung jawab besar untuk memberantas perdagangan dan perburuan Orangutan yang masih marak.

"Tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat dan peran orang muda, upaya ini tidak akan maksimal. Karena itu, edukasi dan informasi yang memadai tentang pentingnyapenyelamatan Orangutan dan habitatnya sangat diperlukan," tutup Raja Mulkan.

Baca Juga