1. Beranda
  2. News

Panitia Pra PORA Karate Bahas Mekanisme Lanjutan Pertandingan Usai Gempa di Simeulue

Oleh ,

KOALISI.co - Pasca gempa yang melanda Sinabang, Simeulue, panitia Pra PORA IV/2025 Cabang Olahraga (Cabor) karate menggelar rapat mendadak untuk membahas mekanisme lanjutan sisa pertandingan. Rapat berlangsung di Shanom Coffee, Simeulue, Kamis (27/11/2025) malam.

Rapat dihadiri Bupati Simeulue, Muhammad Nasrun Mikaris, bersama Kadispora Simeulue, Syuhelmi SP.

Pertemuan tersebut dipimpin langsung Ketua FORKI Aceh Sulaiman, SE, di dampingi Ketua Panitia Pra Pora Mayor CKM Suryanata, dan Koordinator Bidang Pertandingan, Abzari Jafar. Sebanyak 17 delegasi kabupaten dan kota dari seluruh Aceh turut mengikuti rapat tersebut.

Baca Juga: Ketua Umum FORKI Aceh Jenguk Wasit dan Atlet Korban Gempa 6,3 SR di Simeulue

Bupati Simeulue, Muhammad Nasrun Mikaris, mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simeulue terus melakukan monitoring pascagempa, termasuk memastikan kondisi wasit, juri, dan atlet yang dirawat di RSUD Simeulue.

"Saya pastikan seluruh korban (wasit dan atlit Pra PORA) musibah gempa mendapatkan perhatian dan penanganan medis terbaik. Ini musibah alam yang tidak kita inginkan," ujarnya.

Sebagai tuan rumah, Pemkab Simeulue menegaskan komitmennya memberi pelayanan terbaik kepada seluruh delegasi yang hadir mengikuti Pra PORA IV/2025 cabor karate.

Baca Juga: Pra Kualifikasi PORA IV/2025 Cabor Karate Digelar di Simeulue Resmi Dibuka

Bupati menambahkan, pihaknya ingin memastikan seluruh peserta datang dengan selamat dan pulang dengan selamat serta nyaman selama mengikuti pertandingan.

Ketua Umum FORKI Aceh, Sulaiman SE, menyampaikan bahwa rapat mendadak ini digelar sebagai tindak lanjut dari gempa yang terjadi pada pagi hari.

Menurutnya, FORKI Aceh sebelumnya juga telah berkoordinasi dengan KONI Aceh terkait mekanisme lanjutan pertandingan.

Rapat mendadak Panitia Pra PORA IV/2025 cabor Karate pasca gempa Simeulue terkait mekanisme lanjutan pertandingan. dok. KOALISI.co.

“Ada wasit, juri, dan atlet yang terluka serta masih menjalani perawatan di RSUD Simeulue. Melalui rapat ini, kita mencari jalan keluar terbaik dengan cara musyawarah dan kepala dingin,” ujar Sulaiman. Ia juga meminta seluruh delegasi memberikan saran dan pendapat demi menghasilkan keputusan terbaik.

Sementara itu, Ketua Panitia Mayor CKM Suryanata menjelaskan bahwa rapat tersebut bertujuan menentukan solusi terhadap mekanisme lanjutan pertandingan.

Ia menegaskan bahwa keputusan rapat bahwa pertandingan akan digelar di Lapangan Futsal Poltage Suak Buluh, Simeulue Timur, mulai Jumat 28 November 2025 hingga pertandingan selesai.

"Hasil rapat, seluruh delegasi sepakat untuk melanjutkan pertandingan dengan sejumlah opsi yang telah ditetapkan panitia," tutupnya.

Baca Juga