1. Beranda
  2. News

Sinergi dengan Dunia Pendidikan

PLN UID Aceh Bekali Mahasiswa Keterampilan Khusus Hadapi Era Disrupsi

Oleh ,

KOALISI.co - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh menegaskan komitmennya dalam mendukung pencetakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan siap bersaing di masa depan.

Komitmen ini diwujudkan melalui partisipasi aktif PLN dalam "Workshop Optimalisasi Kemitraan Perguruan Tinggi dengan DUDI dan Pemerintah Daerah" yang diselenggarakan di Aula Kantor LLDikti Wilayah XIII, Banda Aceh, pada Kamis, 18 Juni 2026.

Hadir sebagai narasumber utama, Senior Manager Keuangan, Komunikasi & Umum PLN UID Aceh, Nurlana, membawakan materi strategis bertajuk "Transformasi Bisnis dan Kesiapan SDM Menghadapi Tantangan Masa Depan".

Baca Juga: Kelistrikan Aceh Berangsur Normal, PLN UID Aceh Pulihkan Pasokan Listrik Hingga ke Masyarakat

Dihadapan para akademisi dan mahasiswa, Nurlana menekankan bahwa dunia kerja saat ini sedang berada pada era disruptif, sebuah masa yang penuh dengan disrupsi dan menuntut kecepatan adaptasi yang tinggi.

"Saat ini kita berhadapan dengan musuh yang tidak nampak. Sebuah entitas bisa saja tidak melakukan kesalahan apa pun, namun tiba-tiba tertinggal karena kemapanan konvensional telah tergerus oleh masifnya aplikasi online dan digitalisasi di masyarakat.

Oleh karena itu, generasi muda dan para calon leader masa depan harus memiliki kepekaan untuk mendeteksi sinyal-sinyal tren sejak dini guna mengambil langkah antisipasi," ungkap Nurlana.

Baca Juga: Tantangan Cuaca Ekstrem, PLN Aceh Siagakan Petugas Jaga Keandalan Listrik

Lebih lanjut, Nurlana memaparkan bahwa untuk bertahan dan unggul, mahasiswa tidak bisa lagi hanya mengandalkan keterampilan dasar. Mengutip proyeksi World Economic Forum (WEF) 2020.

PLN mendorong mahasiswa untuk menguasai kompetensi yang menjadi fokus utama perusahaan global, seperti kemampuan berpikir analitis dan inovatif, penguasaan teknologi dan pemrograman, kepemimpinan, hingga kecerdasan emosional.

Selain itu, kebutuhan talenta juga semakin mengerucut pada profesi-profesi spesifik seperti Data Analyst, spesialis Artificial Intelligence (AI), hingga teknisi energi terbarukan (Renewable Energy Engineers).

Baca Juga: Pecahkan Rekor MURI Thoet Leumang 15.000 Batang, PLN Kawal Keandalan Listrik Dukung Pelestarian Budaya Nusantara di Aceh

Sebagai wujud nyata transformasi di internal korporat, Nurlana mencontohkan bahwa PLN saat ini digerakkan oleh kekuatan generasi milenial. Tercatat, 67,86% komposisi pegawai PLN diisi oleh anak muda berusia di bawah 35 tahun.

Kondisi ini menciptakan lingkungan kerja yang dinamis, di mana berbagai generasi mulai dari Baby Boomers hingga Generasi Z berkolaborasi dalam satu wadah.

Tidak hanya berfokus pada pengembangan skill individu, PLN UID Aceh juga mengajak sivitas akademika untuk turut mengambil peran dalam Skenario Perencanaan Inovasi yang berbasis pada potensi daerah.

"Provinsi Aceh memiliki potensi yang sangat besar. Mahasiswa bisa mengambil peran inovatif, misalnya dalam mengoptimalkan sektor pertanian melalui program Electrifying Agriculture, mendukung pengembangan Halal Tourism lewat keindahan alam Aceh, hingga mendorong kesejahteraan masyarakat melalui digitalisasi UMKM," papar Nurlana.

Sebagai penutup, Nurlana menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci. Pola kemitraan yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat adalah fondasi utama untuk memperluas cakupan usaha yang efektif dan berdampak luas.

Hal ini sejalan dengan komitmen PLN dalam menerapkan core values AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) dan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berstandar ISO 37001.

Baca Juga