1. Beranda
  2. News

Potret Jalan Rusak di Kecamatan Cot Girek yang Tidak Kunjung Diperbaiki

Oleh ,

KOALISI.co – Kondisi Jalan Lintas Utama wilayah Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara, kini memprihatinkan. Jalan yang menjadi urat nadi perekonomian tersebut mengalami kerusakan parah dan hingga saat ini belum mendapatkan perbaikan yang maksimal dari pihak terkait.

Pantauan KOALISI.co, Sabtu (4/3/2026), kerusakan jalan terlihat sangat jelas dengan banyaknya titik yang berlubang. Saat musim hujan, jalanan tersebut tergenang air, sementara pada musim kemarau menimbulkan debu tebal yang mengganggu pengendara. Kondisi ini tentu sangat mengganggu aktivitas masyarakat serta membahayakan keselamatan berlalu lintas.

Padahal, wilayah tersebut merupakan kawasan strategis karena memiliki sejumlah perusahaan besar yang telah lama beroperasi. Mulai dari sektor perkebunan seperti PT Seuramoe Argo Wisada dan PTPN IV Regional 6 Unit Cot Girek, hingga sektor pertambangan Galian C. Selain itu, terdapat juga lembaga perbankan seperti Bank Aceh dan Bank Syariah Indonesia.

Baca juga: Wagub Aceh Desak Bupati/Wali Kota Percepat Penyediaan Data Hunian Tetap

Masyarakat berharap, perbaikan jalan dapat segera terealisasi, mengingat banyaknya potensi pendapatan dari wilayah tersebut. Perbaikan dinilai seharusnya bisa dilakukan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sana.

Kawasan Pusat Ekonomi Juga Rusak

Kerusakan parah terlihat jelas di ruas Jalan Desa Batu XII - Ulee Gampong, yang merupakan Ibu Kota Kecamatan sekaligus pusat administrasi dan perputaran ekonomi. Di lokasi ini berdiri Kantor Muspika, pasar tradisional, minimarket, hingga kantor bank. Namun sayang, kondisi jalanan di depan fasilitas umum tersebut terkesan diabaikan dan tidak diperbaiki secara tuntas.

Kondisi jalan ULEE gampong- Lhok Merbo, Aleu Leuhob

Selain itu, kerusakan serupa juga terjadi di ruas Jalan Ulee Gampong - Lhok Merbo hingga Alue Leuhob. Aspal di sepanjang jalan tersebut sudah terlihat usang dan banyak berlubang, dampak sisa diterjang banjir besar pada penghujung tahun 2025 lalu yang hingga kini belum tertangani.

Baca juga: 144 Personel Brimob Polda Aceh Ikuti Pelatihan Jungle Warfare di Aceh Utara

Hingga saat ini, upaya perbaikan hanya dilakukan secara swadaya oleh warga, perangkat desa, hingga pihak kecamatan. Namun, perbaikan yang bersifat permanen dan menyeluruh masih sangat dinantikan oleh masyarakat agar akses jalan kembali aman dan nyaman digunakan.

Padahal Jalan Kecamatan Cot Girek itu juga salah satu akses jalan yang sering di lalui seperti akses masuknya bantuan korban banjir Bandang  menuju ke salah satu lokasi terparah di Kecamatan Langkahan, hingga kegiatan dakwah Ustadz Abdul Somad beberapa tahun lalu, terbaru kegiatan Jungle Warfare Brimob Polda Aceh.

Baca Juga