Terkait Jalan Rusak Parah di Kecamatan Cot Girek, Begini Respons Perusahaan Sawit
KOALISI.co - Kondisi jalan utama yang menjadi akses masyarakat di Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, kini dalam keadaan rusak parah. Di sejumlah titik, jalan berlubang dan tergenang air, sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pantauan KOALISI.co pada Rabu (14/5/2025), kerusakan paling parah ditemukan di ruas jalan Desa Alue Seumambue–Lhok Meureubo serta Jalan Ulee Gampong–Kilometer 12, Kecamatan Cot Girek.
Pada musim kemarau, jalan-jalan tersebut dipenuhi debu dan pasir, sementara saat hujan, genangan air memperparah kondisi lubang jalan.
Baca Juga: Perusahaan Pabrik Sawit Dituntut Perbaiki Jalan Rusak Parah Kecamatan Cot Girek Aceh Utara
Jalan ini merupakan jalur utama menuju perusahaan pabrik kelapa sawit. Warga menduga, aktivitas truk-truk pengangkut hasil sawit berkontribusi terhadap kerusakan jalan tersebut.
Masyarakat pun menuntut perusahaan segera memperbaiki akses jalan yang juga menjadi jalur utama mobilitas sosial dan ekonomi warga.
Wartawan KOALISI.co telah mencoba menghubungi pihak perusahaan, yakni PTPN IV Regional 6 Unit Cot Girek, untuk meminta klarifikasi.
Baca Juga: Satgas Anti Premanisme Amankan Empat Pria Pelaku Pungli ke Pedagang di Aceh Utara
Melalui pesan WhatsApp, Agung selaku Asisten Perkebunan menjawab, “Baik, terima kasih atas informasinya. Nanti akan saya sampaikan ke pihak Humas dan akan dihubungi oleh Humas,” ujarnya, Kamis (15/5/2025).
Upaya lanjutan dilakukan pada Sabtu (17/5/2025), namun belum membuahkan hasil. Saat ditanya mengenai kontak Humas, Agung menjawab, “Maaf, Pak. Humas sudah mutasi ke Julok, Aceh Timur, sementara penggantinya belum masuk.” ujarnya.
Kemudian pada Senin (19/5/2025), KOALISI.co kembali menghubungi Agung. “Saya sudah koordinasi dengan manajer, tetapi beliau masih dalam perjalanan. Saya masih menunggu instruksi dari manajer,” katanya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada respons resmi dari pihak perusahaan terkait kerusakan jalan di beberapa titik di Kecamatan Cot Girek.
Sementara itu, redaksi masih berupaya menghubungi pihak PT Argo Satya Agung untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut.

