Tim Inafis Olah TKP Meninggalnya Ketua Baitul Mall Pidie Jaya

Tim Inafis Olah TKP Meninggalnya Ketua Baitul Mall Pidie Jaya.

Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan

Dokter Forensik RSUDZA Banda Aceh, dr. Syarifah, menerangkan secara lisan kepada keluarga korban, dengan didampingi petugas Identifikasi dan Piket Reskrim, bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 36 hingga 72 jam sebelum pemeriksaan dilakukan.

Pada pemeriksaan bagian luar tubuh, Tim Forensik tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Darah yang ditemukan keluar dari hidung dan mulut korban diduga berkaitan dengan proses pembusukan lanjutan pada jenazah.

Baca Juga: Pria Asal Aceh Besar DItemukan Meninggal di Meulaboh

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi kaku mayat juga tidak dapat ditentukan secara pasti karena jenazah telah memasuki proses pembusukan. Pada kedua tangan korban juga tidak ditemukan tanda-tanda bekas suntikan,” terang dr. Syarifah.

Selain itu, pemeriksaan pada bagian leher korban juga tidak menemukan adanya luka jeratan, bekas cekikan, maupun tanda patah tulang pada leher.

Tim Forensik memang menemukan luka lecet kecil di bagian pinggul kanan korban. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, luka tersebut tidak menyebabkan kematian dan bukan merupakan luka akibat kekerasan.

Baca Juga: Anggota DPRA Anwar Ramli Terlibat Kecelakaan Maut, Istri Meninggal

Pada pemeriksaan bagian dalam tubuh, Tim Forensik menemukan adanya riwayat penyakit jantung pada korban.

Pemeriksaan juga menemukan kondisi pengapuran pada pembuluh darah besar yang berkaitan dengan penyakit jantung yang telah lama diderita korban.

Sementara itu, pada pemeriksaan ginjal ditemukan adanya kista ginjal. Adapun kondisi paru-paru dan otak tidak ditemukan adanya temuan yang mengarah pada kekerasan sebagai penyebab kematian.

Selanjutnya 1 2 3 4 5

Komentar

Loading...