Tokoh Pemuda Khairul Wara Minta Pemerintah Untuk Membangun Tower
KOALISI.co - Sulitnya akses jaringan seluler dan internet, membuat tokoh pemuda Gampong Sido Mulyo, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, Khairul Wara mengeluh dan meminta kepada Pemerintah agar mendirikan Tower Telekomunikasi di wilayah tersebut.
Khairul Wara mengatakan, daerah tempat tinggalnya sangat kesulitan mengakses jaringan seluler dan internet. Padahal, pengguna Handphone di Desa tersebut hampir mencapai 5.000 jiwa.
“Tower terdekat saat ini terdapat di Kecamatan Nisam Antara yang berjarak sekitar 12 Km. Akibatnya aktivitas masyarakat Gampong Sido Muliyo mengalami hambatan. Hambatan paling serius terutama di bidang pendidikan,” kata Wara, kepada KOALISI.co, Kamis (16/02/2023).
Baca Juga: Sulit Akses Internet, Warga Kuta Makmur Aceh Utara Minta Dibangun Tower
Dikatakan, terdapat 10 Dusun di Desa Sido Mulyo. Namun, untuk dapat mengakses jaringan yang baik, mereka harus menempuh perjalanan 12 Km lebih untuk turun ke Pusat pasar Kemukiman di Kede Beureghang.
“Sementara, di Desa kami terdapat 5 Sekolah Dasar (SD/MIS), 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 1 Sekolah Menegah Atas (SMA) dan 5 PAUD yang membutuhkan jaringan seluler," ungkapnya.
Adapun sekolah yang membutuhkan jaringan seluler antara lain, SD Negeri 9, SD Negeri 12, SD Negeri 14, SD Negeri 17 Kuta Makmur, MIS Bereughang dan SMP N 4, SMP N 5 dan SMA 2 Kuta Makmur.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Satu Rumah di Kuta Makmur Aceh Utara Hangus Terbakar
Sementara itu, Peraturan pemerintah mewajibkan setiap sekolah untuk mengirim datanya secara online, baik itu Dapodikdas, e-PUPNS, Program Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP) dan program yang bersifat online lainnya.
“Kami sudah beberapa kali pernah mengusulkan melalui Dinas terkait. Hasilnya hingga kini belum juga dibangun, padahal jika dilihat dari kebutuhan pengguna, Tower Telekomunikasi sudah cukup layak dibangun,” jelas Wara.
Ia berharap agar pembangunan Tower Telekomunikasi secepatnya dibangun, karena kebutuhan pengguna semakin hari semakin meningkat, apalagi sudah menjadi kebutuhan sesuai dengan perkembangan zaman.
Baca Juga: Warga Temukan Bom Mortir di Kuta Makmur Aceh Utara
"Kita berharap keluhan kita ini dapat didengar oleh Pemerintah setempat dan Pemerintah Pusat, ini adalah kebutuhan mendasar bagi masyarakat agar kita tidak ketinggalan informasi," demikian Khairul Wara.

