Sahabat Senyum Anak Gelar Pendampingan Psikososial Anak Korban Banjir di Desa Blang Peuria

KOALISI.co – Komunitas Sahabat Senyum Anak bekerja sama dengan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kota Lhokseumawe dan Aceh Berdaya telah menggelar kegiatan pendampingan psikososial bagi anak-anak korban banjir di Desa Blang Peuria, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, pada Minggu (4/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memulihkan kondisi emosional dan psikologis anak-anak yang terkena dampak langsung bencana banjir. Dengan pendekatan ramah anak, rangkaian acara dirancang untuk menciptakan rasa aman kembali, mengurangi kecemasan, serta membangkitkan semangat ceria anak-anak dalam suasana yang menyenangkan.
Relawan yang terlibat berasal dari berbagai latar belakang, antara lain komunitas pendamping anak, akademisi, dan aktivis sosial. Anak-anak diajak mengikuti beragam aktivitas kreatif seperti permainan edukatif, menggambar, bernyanyi, bercerita, serta kegiatan kelompok yang mendorong terjadinya interaksi positif antar peserta.
Baca juga: Pemerintah Tetapkan Masa Transisi Pemulihan Bencana Banjir Bandang Dan Longsor Di Aceh Utara
Perwakilan Sahabat Senyum Anak, Muhammad Syauki, S.Sos., Gr, menyampaikan bahwa kegiatan ini berfokus pada pendekatan empati dan kebersamaan. Menurutnya, ruang aman dan menyenangkan sangat diperlukan agar anak-anak dapat menyalurkan perasaan mereka serta secara bertahap pulih dari trauma pascabencana.
“Kami ingin anak-anak merasa didampingi, tidak sendiri, dan kembali menikmati masa kanak-kanak mereka,” ucapnya.
Sekretaris Umum PC ISNU Kota Lhokseumawe, Ramazana, S.Sos., M.A, menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya sebatas aspek fisik, melainkan juga harus menyentuh aspek nonfisik, khususnya kesehatan mental anak-anak yang memiliki kerentanan mengalami tekanan psikologis.
Baca juga: Update korban jiwa Banjir Bandang Aceh Utara Sebanyak 229 Jiwa Meninggal Dunia
“Pemulihan psikososial merupakan bagian penting dari proses bangkitnya masyarakat pascabencana,” jelasnya.
Aceh Berdaya turut terlibat dalam kolaborasi ini sebagai bentuk penguatan peran organisasi masyarakat dalam merespons dampak bencana secara berkelanjutan, terutama dalam membangun ketahanan sosial sejak usia dini.
Sementara itu, Sekretaris Desa Blang Peuria, Safrijal, mengungkapkan apresiasi atas kepedulian para relawan. Ia menilai bahwa kehadiran kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi anak-anak desa yang sebelumnya masih menunjukkan tanda-tanda rasa takut dan stres akibat kejadian banjir.
Baca juga: Nestapa Banjir Bandang, Aceh Utara Juga Berduka, Kini Korban Hidup Dalam Ketidakpastian
“Anak-anak terlihat lebih ceria dan mulai berani berinteraksi kembali,” ujarnya.
Melalui kegiatan pendampingan ini, Sahabat Senyum Anak bersama ISNU Lhokseumawe dan Aceh Berdaya berharap kerja sama lintas komunitas dapat terus diperkuat dalam penanganan pascabencana, khususnya untuk memastikan pemulihan psikososial anak sebagai bagian penting dalam membangun masa depan masyarakat yang tangguh.(*)




Komentar