Komunitas Baca Bireuen Ajak Generasi Muda Lestarikan Naskah Kuno

KOALISI.co - Komunitas Baca Bireuen mengajak generasi muda untuk mengenal dan ikut melestarikan naskah kuno dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Akbid Munawwarah Bireuen, pada Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan yang diikuti lebih dari 40 peserta tersebut difasilitasi oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh serta dilaksanakan oleh Komunitas Baca Bireuen.
Materi disampaikan oleh kolektor naskah Aceh, Rizki Wahyudi, pada sesi pukul 09.12 WIB dan dilanjutkan pada pukul 14.00–16.00 WIB.
Baca Juga: Komunitas Baca Bireuen Gelar Diskusi Sejarah, Menghidupkan Kembali Semangat Habib Bugak Al-Asyi
Rizki menekankan bahwa proses penyelamatan naskah harus didahului dengan identifikasi terhadap kondisi fisiknya.
Peserta diperkenalkan pada bahan, struktur, karakter tinta, tingkat kerapuhan dan berbagai bentuk kerusakan yang mungkin ditemukan pada naskah.
Identifikasi tersebut menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan, perawatan dan penyelamatan sehingga naskah dapat dipertahankan kondisinya serta dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Baca Juga: DPKA Aceh Hadirkan Ruang Baca Ramah Anak, Tumbuhkan Minat Literasi Sejak Usia Dini
Ema Yuliana, Ketua Komunitas Baca Bireuen, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan.
Ia menilai pengenalan naskah kuno merupakan langkah penting untuk membangun kedekatan generasi muda dengan warisan intelektual Aceh.
Sementara itu, Syarifah Faridah dari Akbid Munawwarah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pemanfaatan fasilitas kampus dalam kegiatan tersebut.
Baca Juga: DPKA Rutin Gelar Pustaka Keliling Untuk Gaet Minat Baca Siswa Aceh
Ia menilai naskah kuno juga memiliki relevansi dengan pendidikan kebidanan karena memuat pengetahuan tradisional mengenai kesehatan, pengobatan dan persalinan.
Ia mencontohkan praktik persalinan tradisional yang dahulu dilakukan oleh bidan desa atau ma blien sebagai salah satu pengetahuan yang dapat ditelusuri dari tradisi dan kandungan naskah.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat perhatian generasi muda terhadap naskah kuno sebagai bagian dari warisan kebudayaan sekaligus sumber pengetahuan yang masih relevan untuk dikaji.




Komentar