1. Beranda
  2. News

Bank Aceh Syariah Dapat Kuota KUR Rp1,5 Triliun, Targetkan UMKM Aceh Tumbuh Merata

Oleh ,

KOALISI.co - PT Bank Aceh Syariah memperoleh alokasi kuota Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah sebesar Rp1,5 triliun dari pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Alokasi tersebut ditujukan untuk memperkuat akses permodalan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Aceh sepanjang tahun 2026.

Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, melalui Sekretaris Perusahaan Bank Aceh Ilham Novrizal, menyampaikan optimisme tinggi terhadap penyerapan kuota KUR tersebut. Bank Aceh menargetkan seluruh alokasi KUR 2026 dapat disalurkan secara optimal dan tepat sasaran untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat.

“Kami berkomitmen menjaga amanah ini dengan menyalurkan pembiayaan secara produktif, sekaligus memastikan kualitas pembiayaan tetap sehat,” ujar Ilham dalam keterangannya, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga: Fadhil Ilyas Raih Best CEO Syariah 2026, Bank Aceh Dinobatkan Top Sharia Regional Bank

Ia menjelaskan, penyaluran KUR Syariah menjadi bagian dari fokus Bank Aceh dalam memperkuat perannya sebagai penggerak utama pertumbuhan UMKM daerah. Komitmen ini juga didukung oleh capaian kinerja pembiayaan KUR Bank Aceh pada tahun sebelumnya.

Hingga akhir 2025, Bank Aceh Syariah tercatat telah merealisasikan penyaluran KUR Syariah sebesar Rp2,56 triliun. Pembiayaan tersebut telah menjangkau sebanyak 23.853 pelaku UMKM yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Aceh.

Berdasarkan data kinerja, sektor perdagangan masih menjadi kontributor terbesar dalam penyaluran KUR. Namun demikian, sektor-sektor strategis lainnya seperti pertanian dan jasa perorangan menunjukkan tren pertumbuhan positif dan berperan penting dalam menopang perekonomian lokal.

Baca Juga: Marak Hoaks Undian Berhadiah, Bank Aceh Imbau Nasabah Tingkatkan Kewaspadaan

Ilham menegaskan bahwa strategi penyaluran KUR Syariah pada 2026 akan dilakukan secara lebih inklusif. Bank Aceh berupaya memperluas jangkauan pembiayaan, terutama pada sektor-sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

“Penyaluran KUR tidak hanya terfokus di kawasan perkotaan. Kami memastikan manfaat KUR Syariah dapat dirasakan hingga ke pelosok desa di seluruh Aceh,” kata Ilham.

Menurutnya, KUR Syariah merupakan instrumen penting dalam mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat. Program ini tidak hanya menyediakan solusi permodalan, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kapasitas usaha serta penciptaan lapangan kerja baru.

Baca Juga: Bank Aceh Salurkan Rp642 Juta Bantuan Bank Aceh Peduli untuk Penanganan Bencana di Aceh

Sepanjang tahun 2026, Bank Aceh Syariah menegaskan akan terus memperkuat peran KUR Syariah sebagai tulang punggung pembiayaan UMKM. Diharapkan, program ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus memperluas inklusi keuangan di seluruh wilayah.

Baca Juga