1. Beranda
  2. Wisata

Canyonering di Air Terjun Blang Kolam Jadi Daya Tarik Baru Wisata Petualangan Aceh Utara

Oleh ,

KOALISI.co - Di balik rimbunnya pepohonan dan suara gemuruh air yang memecah kesunyian hutan, Air Terjun Blang Kolam berdiri megah dengan ketinggian sekitar 75 meter di Desa Panton Rayeuk Satu, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara. Destinasi wisata alam ini berjarak sekitar 20 kilometer dari Kota Lhokseumawe atau dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 36 menit, serta sekitar 45,6 kilometer dari ibu kota Kabupaten Aceh Utara dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 5 menit.

Selama ini, Blang Kolam dikenal luas sebagai destinasi wisata alam yang menawarkan panorama air terjun bertingkat dengan kolam alami yang memikat. Airnya yang jernih, udara sejuk, serta suasana hutan yang asri menjadikan tempat ini sebagai pilihan favorit wisatawan untuk melepas penat. Namun kini, Blang Kolam menghadirkan pengalaman baru yang lebih menantang dan berbeda dari biasanya, yakni canyonering.

Canyoning atau canyonering merupakan aktivitas wisata petualangan yang menggabungkan trekking, rappelling, serta eksplorasi jalur air terjun secara langsung. Aktivitas ini menghadirkan sensasi berbeda bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman lebih dekat dengan alam sekaligus memacu adrenalin.

Baca Juga: Dari Api dan Baja, Utoh Ishak Jaga Tradisi Pembuatan Rencong Aceh di Aceh Utara

Perjalanan menuju lokasi canyonering dimulai dengan menuruni ratusan anak tangga menuju kawasan hilir air terjun. Sepanjang perjalanan, pengunjung disuguhi pemandangan pepohonan hijau yang rindang serta udara segar khas hutan. Suara gemuruh air yang semakin jelas terdengar menjadi penanda bahwa petualangan sesungguhnya akan segera dimulai.

Setibanya di titik canyonering, suasana berubah drastis. Jika sebelumnya hanya menikmati keindahan alam, kini pengunjung dihadapkan pada tantangan yang memacu adrenalin. Peserta akan diajak menuruni tebing basah, melintasi bebatuan licin, hingga menyusuri aliran air terjun dengan menggunakan perlengkapan keselamatan lengkap.

Sensasi berdiri di tengah derasnya air sambil menuruni jalur tebing menjadi pengalaman yang tidak mudah dilupakan. Aktivitas ini tidak hanya menguji keberanian, tetapi juga memberikan kepuasan tersendiri setelah berhasil menaklukkan setiap rintangan.

Wisata petualangan canyonering di Air Terjun Blang Kolam menawarkan pengalaman unik menuruni air terjun secara langsung dengan panorama alam yang memukau. dok Duta Wisata Kabupaten Aceh Utara 2022, Cut Dinda Salsa.

Untuk menjaga keamanan dan kualitas pengalaman, kegiatan canyonering di Blang Kolam hanya dibuka pada akhir pekan dan wajib melalui pemesanan terlebih dahulu. Dalam satu hari, jumlah peserta dibatasi maksimal 15 orang agar setiap pengunjung mendapatkan pendampingan optimal dari instruktur profesional.

Biaya yang dikenakan untuk mengikuti kegiatan ini sebesar Rp350 ribu per orang, atau Rp300 ribu saat masa promo. Fasilitas yang diberikan cukup lengkap, mulai dari makan siang, perlengkapan canyonering, instruktur berpengalaman, belayer, P3K, dokumentasi kegiatan, coffee break, snack, hingga life jacket.

Salah satu peserta, Cut Dinda Salsa, mengaku sangat puas setelah mencoba langsung aktivitas tersebut. Ia menilai pengalaman yang didapat sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

Baca Juga: Makam Sultanah Nahrasiyah di Aceh Utara, Warisan Sejarah Islam yang Memikat Asia Tenggara

“Seru banget, nggak nyesel ngeluarin duit. Dapat pengalaman yang benar-benar berbeda, menantang, plus foto-fotonya keren banget. Bahkan banyak yang viral juga di TikTok,” ujarnya yang disampaikan Duta Wisata Kabupaten Aceh Utara, kepada KOALISI.co, Kamis (16/4/2026).

Hal serupa juga disampaikan oleh Nursyifa Syawani. Ia mengaku sempat merasa takut saat pertama kali melihat jalur canyonering, namun rasa takut tersebut berubah menjadi kebanggaan setelah berhasil menyelesaikannya.

“Awalnya takut karena ini pengalaman pertama, tapi setelah dijalani ternyata sangat menyenangkan. Ada rasa puas tersendiri setelah berhasil melewati semua rintangannya. Ini pengalaman yang nggak bakal saya lupa,” katanya.

Duta Wisata Kabupaten Aceh Utara 2022, Cut Dinda Salsa menuruni tebing air terjun Blang Kolam dengan teknik canyonering, menghadirkan sensasi petualangan ekstrem di tengah derasnya aliran air. dok Duta Wisata Kabupaten Aceh Utara, Cut Dinda Salsa.

Duta Wisata Kabupaten Aceh Utara, Muqsal Mina, turut memberikan apresiasi terhadap inovasi wisata yang dihadirkan di Blang Kolam. Menurutnya, pengembangan atraksi wisata seperti canyonering merupakan langkah strategis dalam meningkatkan daya tarik pariwisata daerah.

“Pariwisata harus terus berinovasi. Kehadiran canyonering di Blang Kolam merupakan langkah positif karena menghadirkan pengalaman baru yang berbeda dari wisata air terjun pada umumnya. Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini karena mampu meningkatkan daya tarik destinasi wisata Aceh, khususnya bagi generasi muda dan wisatawan pencinta petualangan,” ujarnya.

Muqsal juga menambahkan bahwa potensi wisata alam di Aceh Utara sangat besar dan perlu terus dikembangkan secara kreatif tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan.

Baca Juga: Kuah Ie Laot Seunudon, Kuliner Unik Aceh Utara yang Dimasak dengan Air Laut

Menurutnya, kombinasi antara keindahan alam dan aktivitas petualangan akan menjadi nilai tambah yang mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah.

Dengan hadirnya canyonering, Air Terjun Blang Kolam kini tidak lagi sekadar tempat untuk menikmati panorama alam. Destinasi ini telah bertransformasi menjadi ruang petualangan yang menawarkan sensasi berbeda, mulai dari keindahan visual hingga pengalaman ekstrem yang memacu adrenalin.

Perpaduan antara alam yang masih asri, tantangan yang menegangkan, serta pengalaman wisata yang kekinian menjadikan Blang Kolam sebagai salah satu destinasi unggulan di Aceh Utara. Bagi para pencinta petualangan, tempat ini menjadi pilihan tepat untuk menguji keberanian sekaligus menikmati keindahan alam yang autentik.

Baca Juga: Takengon Aceh Tengah, Kota Dingin dengan Pesona Alam, Kopi Gayo, dan Budaya yang Memikat

Ke depan, pengembangan wisata seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan. Dengan pengelolaan yang baik, Blang Kolam tidak hanya akan dikenal sebagai air terjun yang indah, tetapi juga sebagai destinasi wisata petualangan terbaik di Aceh.

Blang Kolam kini hadir dengan wajah baru. Bukan hanya tentang air terjun, tetapi tentang pengalaman, keberanian, dan cerita yang akan terus dikenang oleh setiap pengunjung yang datang.

Baca Juga