1. Beranda
  2. Ekonomi

Harga TBS di Cot Girek Capai Rp2.810/Kg, Buah Lokal Dihargai Lebih Tinggi

Oleh ,

KOALISI.co – Harga jual Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di tingkat pemasokan ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di wilayah Aceh Utara kembali bergerak positif. Pasca libur panjang perayaan Idul Adha, harga pembelian yang berlaku saat ini berada di kisaran Rp2.740 hingga Rp2.810 per kilogram, yang penentuannya didasarkan pada tingkat kematangan dan kualitas buah yang dikirimkan petani.

Hal ini diungkapkan oleh Hendra, Manager PKS PTPN IV Regional 6 Unit Cot Girek, saat memberikan keterangannya kepada KOALISI.co. Ia menjelaskan, pihak pabrik telah kembali menerima pasokan buah dari para petani dan pemasok sejak Jumat (29/5/2026) kemarin, sehari setelah masa libur perayaan usai.

Menurut Hendra, ada perbedaan penetapan harga antara buah yang dihasilkan oleh petani lokal dengan pasokan yang berasal dari luar wilayah. Buah sawit yang diproduksi petani setempat ternyata memiliki nilai tawar lebih tinggi berkat kualitasnya yang unggul.

Baca juga: Harga Gabah Padi di Aceh Utara Tembus Rp7.200 per Kilogram

 

"Harga yang dibeli pabrik bervariasi tergantung kualitas buah. Potensi buah sawit dari petani lokal kualitasnya sangat tinggi, sehingga kita beli dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan TBS yang berasal dari luar daerah," ujar Hendra.

Ia mencontohkan, sejumlah pemasok rutin dari lokal seperti CV Sadira Jaya dan CV Mulia Raya selalu mendapatkan harga pembelian di kisaran tertinggi karena pasokan yang dikirimkan memiliki standar mutu yang baik dan tingkat kematangan yang sempurna.

"Contohnya pemasok TBS lokal seperti CV Sadira Jaya dan Mulia Raya, kita beli dengan harga tinggi karena buahnya berkualitas dan matang sempurna. Ini menjadi keunggulan tersendiri bagi petani di sini," tambahnya.

Baca juga: Muda Seudang Aceh Utara Desak Penyelesaian Konflik Masyarakat Cot Girek vs PTPN IV

Hendra juga mengisyaratkan kemungkinan adanya penyesuaian harga ke arah yang lebih tinggi dalam waktu dekat. Pihak manajemen pabrik saat ini masih terus memantau perkembangan informasi pasar dan fluktuasi harga sawit di tingkat nasional maupun daerah.

"Kita masih akan terus meninjau informasi harga sawit ke depannya. Ada kemungkinan besar akan terjadi kenaikan harga lagi, namun saat ini kondisi pasar masih terus kami pantau perkembangannya," tutup Hendra mengakhiri keterangannya.

Kenaikan harga ini tentu menjadi angin segar bagi ribuan petani sawit di wilayah Cot Girek dan sekitarnya, mengingat komoditas ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat setempat.

Baca Juga