Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Lhokseumawe Malam Lebaran
KOALISI.co – Kebakaran menghanguskan dua unit rumah permanen di Jalan Pase, Desa Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, pada malam Lebaran, Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.
Dua rumah yang terbakar diketahui milik Zulkifli (78), seorang pedagang, dan Muhammad (62), wiraswasta.
Kedua rumah tersebut berada berdampingan di lokasi kejadian.
Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Satu Rumah di Lhokseumawe
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ahzan melalui Kapolsek Banda Sakti, AKP Hanafiah, menyampaikan bahwa pihak kepolisian langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
Petugas membantu penanganan kebakaran sekaligus mengamankan area sekitar.
Berdasarkan keterangan saksi, Aslim (30), yang merupakan cucu Zulkifli, saat kejadian ia sedang berada di kamar lantai dua rumah.
Baca Juga:Kebakaran Gudang PKK dan PAUD di Aceh Utara, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
Ia melihat percikan api berasal dari kabel listrik di dalam kamar yang kemudian dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian rumah, bahkan merembet ke rumah milik Muhammad di sebelahnya.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara manual sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Tidak lama berselang, enam unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi, terdiri atas satu unit milik PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) dan lima unit milik Pemerintah Kota Lhokseumawe.
Baca Juga:Dua Unit Mobil Damkar Dikerahkan Untuk Padamkan Kebakaran di PTPN IV Unit Cot Girek
Upaya pemadaman turut melibatkan personel Polres Lhokseumawe, Polsek Banda Sakti, Koramil 16/Banda Sakti, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta masyarakat setempat yang bahu-membahu menjinakkan api.
Setelah upaya pemadaman selama kurang lebih satu setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB.
Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga:Kebakaran Sekolah di Aceh Utara, Kerugian Capai Rp 650 Juta
Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah akibat rusaknya dua unit rumah beserta isinya.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting atau arus pendek listrik yang berasal dari instalasi di lantai dua rumah.

