Listrik PLN Terangi Malam di Lamleupung, Warga Rasakan Harapan Baru
KOALISI.co – Malam di Desa Lamleupung, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar kini tidak lagi gelap. Dua kepala keluarga, Fajri dan Sarmusir, yang selama ini hidup tanpa akses listrik tetap, kini dapat menikmati kemudahan dan kenyamanan berkat program Light Up The Dream (LUTD) dari PLN ULP Lambaro.
Fajri (25), seorang petani yang tinggal bersama istri dan dua anaknya di rumah sederhana, mengungkapkan kebahagiaannya atas kehadiran listrik di kediamannya. Selama bertahun-tahun, malam hari hanya diterangi oleh lilin atau senter seadanya.
“Selama ini kami belajar dan bekerja dalam terang lilin atau senter seadanya. Setelah ada listrik, anak-anak bisa belajar dengan lebih baik di malam hari. Istri saya juga lebih mudah beraktivitas,” ujar Fajri penuh rasa syukur.
Baca Juga: Menembus Batas Negeri: PLN Pastikan Pulau Terluar Aceh Terlistriki Jelang HUT RI ke-80
Hal serupa dirasakan oleh Sarmusir, seorang kuli angkut di pasar tradisional yang hidup dengan penghasilan terbatas. Ia menyampaikan bahwa kehadiran listrik memberikan perubahan besar bagi keluarganya.
“Pendapatan kami terbatas. Listrik ini sangat membantu. Anak-anak juga lebih aman saat malam,” tuturnya.
Program Light Up The Dream tidak hanya sebatas pemasangan instalasi listrik. Menurut Joni Faisal, Manager PLN ULP Lambaro, program ini memiliki tujuan lebih luas, yakni meningkatkan taraf hidup masyarakat prasejahtera dengan membuka akses terhadap pendidikan, keamanan, dan kenyamanan.
Baca Juga: Srikandi PLN Aceh Bantu Siswa Kurang Mampu Lewat Program Sahabat Anak
“Program ini kami jalankan bukan hanya untuk menerangi rumah, tetapi juga memberi harapan dan peluang kehidupan yang lebih baik,” kata Joni Faisal.
General Manager PLN UID Aceh, Mundhakir, juga menegaskan komitmen perusahaan dalam memperluas jangkauan listrik di seluruh Aceh, terutama di daerah-daerah yang masih belum teraliri listrik secara merata.
“Listrik merupakan bagian penting dari kehidupan modern. Bukan hanya soal penerangan, tetapi juga tentang memberikan kesempatan untuk maju dan berkembang,” ungkap Mundhakir.
Kini, malam di Desa Lamleupung terasa lebih hidup. Di bawah cahaya lampu yang baru menyala, Fajri, Sarmusir, dan anak-anak mereka menatap masa depan dengan optimisme yang sebelumnya tak pernah mereka rasakan. Program LUTD telah menjadi bukti nyata bahwa listrik bukan sekadar teknologi, tetapi harapan dan kesempatan untuk kehidupan yang lebih baik.

