PLN Aceh Siagakan 1.307 Personel dan 118 Posko Jaga Pasokan Listrik Jelang Idul Adha
KOALISI.co – Menjelang perayaan Idul Adha 1446 Hijriah, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh menggelar apel siaga kesiapan pasokan listrik di halaman kantor PLN UP3 Banda Aceh pada Kamis pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh General Manager PLN UID Aceh, Mundhakir, dan dihadiri oleh seluruh jajaran manajemen, puluhan petugas teknis, Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), serta petugas pelayanan teknik lapangan.
Dalam sambutannya, Mundhakir menjelaskan bahwa PLN telah menyiapkan segala kebutuhan teknis untuk menjamin keandalan pasokan listrik selama hari raya. Total daya mampu pasok di seluruh wilayah Aceh mencapai 1.048,3 Megawatt, jauh di atas proyeksi beban puncak sebesar 560,6 Megawatt. Pasokan ini terdiri dari 1.031,1 Megawatt melalui sistem grid utama dan 35,2 Megawatt dari 11 sistem isolated yang melayani daerah-daerah terpencil.
Sebanyak 1.307 personel disiagakan secara khusus, terdiri dari petugas teknik lapangan dan mitra kerja PLN. Mereka didukung dengan 66 unit genset darurat berkapasitas besar, 42 unit gardu bergerak (UGB), serta 23 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) untuk menjaga kelistrikan di lokasi-lokasi vital. PLN juga telah menyiapkan sarana transportasi operasional yang terdiri dari 28 unit crane, 167 sepeda motor dinas, dan 69 mobil operasional lengkap dengan material cadangan yang memadai.
Baca Juga: PLN Berikan Tips Aman Meninggalkan Rumah Saat Libur Lebaran Idul Adha
Guna memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan listrik, PLN membentuk 118 posko siaga distribusi yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Aceh. Posko-posko ini akan memantau secara intensif 35 lokasi prioritas, termasuk kantor pemerintahan, masjid-masjid besar, dinas-dinas vital, serta pusat-pusat kegiatan masyarakat. Selain itu, 286 lokasi strategis lainnya juga masuk dalam daftar pengawasan selama periode liburan.
PLN UID Aceh juga menyiapkan 32 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di enam Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di seluruh Aceh. “Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung transisi energi bersih, sekaligus memastikan mobilitas masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik tetap lancar selama mudik,” ujar Mundhakir.
Dalam arahannya kepada seluruh personel, Mundhakir menekankan pentingnya kewaspadaan ekstra selama masa liburan. “Kami ingin memastikan setiap keluarga di Aceh dapat berkumpul dan beribadah dengan nyaman tanpa khawatir adanya gangguan listrik. Untuk itu, seluruh tim harus siaga 24 jam,” tegasnya.
PLN juga memastikan layanan pengaduan tetap aktif selama 24 jam melalui call center 123 dan aplikasi PLN Mobile. Masyarakat diimbau segera melaporkan jika menemukan gangguan listrik di wilayah masing-masing. “Dengan koordinasi yang baik antara petugas dan masyarakat, kami yakin Idul Adha tahun ini akan berjalan lancar,” pungkas Mundhakir.

