Remaja Hilang di Air Terjun Tujuh Bidadari Ditemukan Meninggal, Tim SAR Masih Cari Satu Korban

Remaja Hilang di Air Terjun Tujuh Bidadari Ditemukan Meninggal, Tim SAR Masih Cari Satu Korban.

KOALISI.co - Satu dari dua remaja yang dilaporkan hilang saat berwisata ke kawasan Air Terjun Tujuh Bidadari, Kecamatan Geureudong Pasee, Kabupaten Aceh Utara, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga operasi pencarian.

Korban ditemukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, serta masyarakat yang sejak awal melakukan penyisiran di sekitar lokasi hilangnya kedua remaja tersebut.

Sebelumnya, dua remaja asal Desa Meunasah Rayeuk LB, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan hilang setelah pergi ke kawasan wisata Air Terjun Tujuh Bidadari pada Sabtu (20/6/2026).

Baca Juga: Dua Remaja Aceh Utara Hilang Usai Berwisata ke Air Terjun Tujuh Bidadari, Keluarga dan Polisi Lakukan Pencarian

Komandan Operasi Satgas SAR Aceh Utara, Andi S., mengatakan korban yang ditemukan meninggal dunia bernama Muhammad Dzuhdi (19).

"Korban ditemukan pada operasi pencarian hari ketiga dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Krueng Suak, sekitar 200 meter dari jalan menuju kawasan wisata Air Terjun Tujuh Bidadari," ujar Andi kepada KOALISI.co, Jumat (26/6/2026).

Menurut Andi, dugaan sementara penyebab korban hilang hingga meninggal dunia akibat terseret arus deras Sungai Krueng Suak saat korban bersama rekannya melintasi aliran sungai menuju lokasi wisata tersebut.

Baca Juga: Kasus Rudapaksa Anak Kandung di Aceh Utara Masuk Tahap Penuntutan

Ia menjelaskan, proses pencarian sejak hari pertama, Rabu (24/6/2026), menghadapi berbagai kendala. Medan yang terjal, berbukit, serta kondisi sungai yang dipenuhi bebatuan licin membuat tim harus bekerja ekstra hati-hati selama melakukan penyisiran.

"Saat operasi pencarian sejak hari pertama, tim menghadapi medan yang sangat terjal dan berbatu. Kondisi sungai yang licin membuat proses pencarian harus dilakukan dengan sangat hati-hati," jelasnya.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Muhammad Dzuhdi dibawa menggunakan ambulans puskesmas setempat dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Baca Juga: Rotasi Besar di Polres Aceh Utara, Kasat Narkoba dan Enam Kapolsek Resmi Berganti

Sementara itu, operasi pencarian terhadap satu korban lainnya, Muhammad Ilham, masih terus dilanjutkan oleh tim SAR hingga batas waktu operasi yang telah ditentukan.

Andi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkunjung ke kawasan wisata alam, terutama yang memiliki aliran sungai dan medan yang cukup ekstrem.

"Operasi pencarian terhadap Muhammad Ilham akan terus dilanjutkan. Kami juga mengimbau masyarakat yang berwisata ke lokasi alam agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, tidak bepergian sendiri, melibatkan keluarga, serta memperhatikan kearifan lokal dan kondisi medan di lokasi tujuan," tutupnya.

Komentar

Loading...