Rumah Dibobol Maling Bersenjata, Sterling Tinggalkan Skuad Inggris di Piala Dunia

KOALISI.co - Belum bisa diketahui apakah Sterling akan kembali memperkuat pasukan The Three Lions di sisa Piala Dunia tahun ini.
Gareth Southgate mengonfirmasi bahwa Raheem Sterling meninggalkan skuad Inggris di Piala Dunia 2022 karena nyara keluarganya dalam bahaya usai adanya insiden pembobolan rumhanya oleh kawanan bersenjata.
Sterling, yang menjadi starter dalam dua laga pertama Inggris di Qatar, absen dari skuad yang memenangkan pertandingan babak 16 besar mereka atas Senegal.
Baca Juga: Piala Dunia Qatar 2022 Catat Rekor Jumlah Penonton Terbanyak
Dilansir BBC Sport, pemain sayap berusia 27 tahun itu harus pulang ke London setelah rumah keluarganyanya dibobol kelompok maling bersenjata.
Apa kata Southgate tentang absennya Sterling?
Ketika ditanya apakah Sterling akan kembali ke Piala Dunia di Qatar, Southgate mengatakan kepada ITV Sport setelah kemenangan 3-0 atas Senegal: "Kami harus menunggu dan melihat. Saat ini, yang jelas prioritasnya adalah bersama keluarganya. Kami akan mendukung itu, dan membiarkannya memiliki waktu sebanyak yang ia butuhkan."
"Ia akan pulang. Saat ini ia membutuhkan waktu bersama keluarganya untuk menghadapinya [situasi buruk], dan saya tidak ingin membuatnya tertekan dengan hal itu. Terkadang sepakbola bukanlah hal yang paling penting, dan keluarga harus didahulukan.''
Baca Juga: Alasan Pemain di Piala Dunia 2022 Pakai Topeng? Bahannya Dikenal Kuat
Polisi memastikan rumah Sterling dirampok
Tim nasional Inggris awalnya hanya mengumumkan bahwa Sterling tidak tersedia untuk duel lawan Senegal karena alasan pribadi. Namun belakangan diketahui penggawa Chelsea itu harus pulang ke negaranya karena rumah keluarganya dirampok maling.
"Kami sedang menyelidiki laporan perampokan di sebuah alamat di Oxshott, Leatherhead," ungkap kepolisian Inggris dalam sebuah keterangan.
"Penghuni properti pulang dan menemukan sejumlah barang, termasuk perhiasan dan jam tangan, telah dicuri. Investigasi untuk memastikan keadaan sedang berlangsung dan penyelidikan sedang berlangsung. Tidak ada ancaman kekerasan yang terlibat karena barang-barang itu ditemukan dicuri secara retrospektif."
Komentar