1. Beranda
  2. News

Srikandi PLN UID Aceh Dukung Pemberdayaan Perempuan Adat Penghasil Madu di Aceh Jaya

Oleh ,

KOALISI.co - Dalam semangat pemberdayaan perempuan dan pelestarian kearifan lokal, Srikandi PLN UID Aceh menyelenggarakan kegiatan bertajuk Women Support Women: Penyerahan Modal Usaha untuk Kelompok Usaha Adat Penghasil Madu, Selasa 30 September 2025.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mengintegrasikan prinsip Gender Equality, Diversity, and Social Inclusion (GEDSI) ke dalam program pemberdayaan masyarakat, khususnya di Mukim Panga Pasi, Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya, yang memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha berbasis alam dan budaya lokal.

Kelompok Usaha Hutan Adat (KUHA) Sarah Dewi sebagai penerima dukungan terdiri dari komunitas perempuan yang selama ini menjaga tradisi panen madu hutan secara etis dan berkelanjutan. Para perempuan ini tidak hanya berperan sebagai pelestari ekosistem hutan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi keluarga serta komunitas adat di wilayahnya.

Baca Juga: Alhamdulillah, PLN Berhasil Pulihkan 100 Persen Sistem Kelistrikan Aceh

Dalam kegiatan tersebut, Srikandi PLN memberikan bantuan modal usaha berupa alat dan mesin pendukung produksi madu. Dukungan ini bertujuan memperkuat kapasitas produksi, meningkatkan tata kelola usaha, serta memperluas akses pemasaran madu asli Aceh Jaya. Melalui pendekatan GEDSI, program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem bisnis lokal yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

Wakil Bupati Aceh Jaya, Muslem D, menyampaikan apresiasi atas langkah nyata PLN UID Aceh.

“Kami sangat berterima kasih atas penyaluran modal usaha ini di Mukim Panga Pasi, khususnya kepada KUHA Sarah Dewi. Semoga bantuan ini membawa manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat dan menjadi contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, masyarakat adat, dan BUMN,” ujarnya.

Baca Juga: PLN Aceh Minta Doa dan Dukungan Masyarakat untuk Pemulihan Listrik

Sementara itu, Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Aceh, Nurlana, menegaskan pentingnya penerapan GEDSI dalam kegiatan tersebut.

Program Women Support Women sejalan dengan komitmen PLN dalam mengarusutamakan gender dan inklusi sosial. Ketika perempuan diberdayakan, maka keluarga, komunitas, dan bangsa ikut maju.

"Melalui kegiatan ini, perempuan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga aktor utama pembangunan ekonomi berkelanjutan. Semoga kolaborasi ini menjadi langkah awal yang membawa manfaat nyata secara sosial, ekonomi, dan lingkungan,” tutur Nurlana.

Baca dihalaman selanjutnya >>>

Baca Juga