1. Beranda
  2. News

Update Banjir Aceh Utara: Ratusan Rumah Rusak, Warga Masih Mengungsi di Langkahan

Oleh ,

KOALISI.co - Banjir hebat melanda Kecamatan Langkahan pada Senin, 1 Desember 2025, menyebabkan kerusakan parah pada ratusan rumah warga serta fasilitas umum.

Hingga kini, masyarakat masih bertahan di sejumlah titik pengungsian dalam kondisi cemas sambil menunggu evakuasi dan bantuan dari pemerintah.

Pantauan KOALISI.co di lokasi menunjukkan banyak fasilitas publik mengalami kerusakan, mulai dari jembatan yang putus, tiang listrik roboh, hingga bangunan pendidikan dan kantor Polsek setempat yang terdampak.

Baca Juga: Data Bencana Aceh 1 Desember: 173 Korban Meninggal, 204 Masih Hilang

Selain itu, ratusan rumah warga mengalami kerusakan berat akibat terjangan banjir yang datang secara tiba-tiba.

Warga setempat mengungkapkan bahwa tim SAR belum tiba di lokasi karena padamnya arus listrik serta terputusnya jaringan internet. Kondisi ini membuat proses komunikasi dan evakuasi semakin sulit.

Masyarakat berharap pemerintah segera turun langsung memberikan bantuan dan penanganan darurat.

Baca Juga: JMSI Aceh Bantu Posko Tanggap Darurat Sebarkan Informasi Resmi Banjir

Di jalur Desa Langkahan menuju Desa Gedumbak, dua unit mobil Puskesmas terlihat ringsek terbawa arus banjir. Beberapa kendaraan lainnya juga ikut hanyut dan berada di sepanjang saluran irigasi.

Banjir besar ini dipicu oleh jebolnya bendungan irigasi yang tidak mampu menahan debit air tinggi, sehingga air meluap dan menghantam desa-desa di sekitarnya. Dampaknya, wilayah sekitar bendungan mengalami kerusakan luas dan warga terpaksa mengungsi dengan kondisi yang memprihatinkan.

Para pengungsi kini sangat bergantung pada bantuan konsumsi dari warga desa tetangga secara swadaya.

Kondisi semakin memburuk karena minimnya air bersih, obat-obatan, serta terbatasnya tenaga medis yang tidak dapat menjangkau titik pengungsian. Ketersediaan pangan juga semakin menipis seiring memburuknya situasi.

Hingga berita ini diterbitkan, KOALISI.co belum memperoleh data resmi terkait jumlah rumah yang rusak berat maupun jumlah warga yang dilaporkan hilang. Pemerintah diharapkan segera merilis data lengkap untuk memudahkan koordinasi penanganan bencana di Langkahan.

Baca Juga