1. Beranda
  2. Pemerintahan

Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Bireuen, Wagub Aceh Dampingi dari Jembatan hingga Sekolah

Oleh ,

KOALISI.co – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah lokasi terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu (6/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wapres didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhlullah atau yang akrab disapa Dek Fadh.

Kedatangan Wapres Gibran disambut langsung oleh Wagub Aceh di Bandara Malikussaleh, Aceh Utara. Rombongan kemudian bergerak menuju sejumlah titik untuk melihat perkembangan pembangunan infrastruktur dan pemulihan fasilitas publik pascabencana.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, yang saat ini masih dalam proses pembangunan.

Baca Juga: Wagub Aceh Sampaikan ke Mendagri dan Danantara Terkait Penambahan Semen

“Wakil Gubernur mendampingi Wakil Presiden meninjau Jembatan Krueng Tingkeum di Kutablang yang sedang dibangun,” kata Nurlis.

Setibanya di lokasi jembatan, Wapres Gibran bersama Dek Fadh turun ke area bawah jembatan di Desa Tingkeum Mayang untuk melihat langsung kondisi proyek serta kawasan yang terdampak banjir.

Rombongan disambut Bupati Bireuen, Mukhlis, dan Komandan Korem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran. Turut hadir Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Zulkarnaen, Kasatker BPJN Rizki Anugrah, PPK 1.3 Isnanda, Dandim Bireuen Letkol Inf Dikdik Sukayat, serta Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri.

Baca Juga: Wagub Aceh: Dayah Benteng Utama Membangun Generasi Beriman dan Berakhlak

Selain unsur pemerintah dan aparat keamanan, kunjungan tersebut juga disaksikan tokoh masyarakat, Camat Kutablang, para keuchik, kaum ibu, serta sejumlah anak-anak dari kawasan setempat.

Wapres kemudian menuju tenda yang telah disiapkan untuk mendengarkan paparan Kepala Balai BPJN Aceh mengenai perkembangan pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum. Paparan tersebut mencakup kondisi jembatan sebelum diterjang banjir hingga tahapan penanganan yang sedang berlangsung.

Setelah itu, Wagub Aceh mendampingi Wapres menuju tebing sungai. Di lokasi tersebut, Bupati Bireuen menjelaskan kondisi wilayah ketika bencana banjir terjadi, termasuk sejumlah jembatan yang putus serta kerusakan tebing sungai akibat kuatnya arus.

Baca Juga: Wagub Aceh Salat Idul Adha di Masjid Raya Baiturrahman, Khutbah Disampaikan Abi Anwar Kuta Krueng

Dek Fadh juga memberikan penjelasan mengenai perkembangan pemulihan pascabencana serta sejumlah kebutuhan masyarakat yang masih memerlukan dukungan pemerintah pusat.

Di sela kunjungan, Wapres Gibran menyerahkan buku tulis dan perlengkapan lainnya kepada anak-anak yang hadir bersama warga. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju SD Negeri 7 Jangka, Kabupaten Bireuen.

Selain meninjau sekolah, agenda kunjungan Wapres juga mencakup peninjauan Jembatan Teupin Mane yang turut terdampak bencana hidrometeorologi.

Baca Juga: Penuhi Permintaan Pemerintah Aceh, SBI Berkomitmen Penuhi Kebutuhan Semen di Aceh

Usai mengunjungi sejumlah lokasi di Kabupaten Bireuen, Wapres Gibran kembali ke Bandara Malikussaleh. Rombongan selanjutnya melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter menuju helipad di Lapangan Bola Desa Lumut, Kabupaten Aceh Tengah.

Pemerintah Aceh menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Wakil Presiden ke wilayah terdampak bencana. Kehadiran Wapres dinilai penting karena memungkinkan pemerintah pusat melihat langsung kondisi masyarakat serta perkembangan proses rehabilitasi dan rekonstruksi di lapangan.

“Kedatangan Wapres Gibran sangat bermakna bagi masyarakat. Wapres dapat berdialog langsung dengan warga dan melihat perkembangan proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi,” kata Dek Fadh melalui Nurlis Effendi.

Pemerintah Aceh berharap kunjungan tersebut dapat memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan infrastruktur, pemulihan pelayanan publik, serta peningkatan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di daerah terdampak.

Baca Juga