Ratusan Rumah Rusak dan 300 KK Mengungsi di Langkahan, Satu Warga Tewas dan Lima Hilang

Sejumlah warga meninjau rumah-rumah yang rusak parah dan tumpukan material kayu yang terbawa banjir besar di Desa Gedumbak, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Selasa (2/12/2025).

KOALISI.co – Desa Gedumbak, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, luluh lantak setelah dihantam banjir besar. Sedikitnya 300 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi, sementara ratusan rumah warga rusak parah hingga tidak dapat ditempati kembali.

Muhammad Ilyas, warga setempat, pada Selasa (2/12/2025) menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat jebolnya bendungan irigasi yang tidak mampu menahan tingginya debit air.

“Kejadiannya pada Rabu (26/11), sekitar pukul 3 sore. Tanggul jebol, warga panik berlarian menyelamatkan diri karena ketinggian air setinggi pohon kelapa sawit,” ujar Muhammad Ilyas kepada KOALISI.co.

Baca Juga: Operasi SAR Aceh 2 Desember 2025; 6 Korban Ditemukan Meninggal dalam Sehari

Ia menuturkan, warga sempat bertahan di atas pepohonan dan atap rumah untuk menghindari terjangan arus banjir.

“Sejauh ini belum ada tim evakuasi dari instansi terkait yang datang. Bantuan logistik juga belum tiba, kami hanya mengandalkan swadaya dari desa tetangga,” jelasnya.

Ilyas menambahkan, satu warga dinyatakan meninggal dunia dan lima lainnya masih hilang. Sementara itu, ratusan rumah warga rusak berat, bahkan sebagian di antaranya rata dengan tanah.

Baca Juga: Jalur Aceh Tamiang-Medan Kembali Normal Pasca Banjir Bandang dan Longsor

“Rumah rusak parah, kami masih mengungsi dan tidak tahu sampai kapan karena sudah tidak punya tempat tinggal,” katanya.

Ia berharap instansi terkait segera turun ke lokasi untuk membantu proses evakuasi, pencarian korban hilang, serta pembersihan material banjir.

“Selain korban hilang, bantu juga memindahkan ribuan batang pohon yang diduga berasal dari dataran tinggi Aceh Tengah,” ungkap Ilyas.

Baca Juga: Akses Blangkejeren Kini Bisa Dilalui Mobil, Jalur Babahrot–Tongra–Terangun Dibuka

Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntansir Ramli, membenarkan terjadinya banjir besar di wilayah Langkahan.

“Benar terjadi banjir di Langkahan. Banyak rumah warga rusak berat dan rata dengan tanah, sementara warga masih mengungsi di tenda darurat dan desa tetangga,” ujar Muntansir Ramli.

Ia menyampaikan bahwa Bupati Aceh Utara telah meninjau langsung lokasi banjir pada hari ini Selasa (2/12/2025).

“Hampir 90 persen wilayah Aceh Utara lumpuh total. Tim evakuasi belum mampu menjangkau seluruh kawasan karena keterbatasan peralatan, tetapi upaya tetap dilakukan semaksimal mungkin meski hasilnya belum optimal,” tutupnya.

Komentar

Loading...