Agam Aceh 2025 Muqsal Mina Promosikan Rawa Singkil, Ajak Wisatawan Jaga Surga Ekowisata Aceh

KOALISI.co – Potensi ekowisata Rawa Singkil kembali mendapat perhatian melalui kolaborasi promosi lintas daerah. Agam Aceh 2025 sekaligus Duta Wisata Provinsi Aceh, Muqsal Mina, bersama influencer asal Medan, Adudullz, dan Duta Wisata Aceh Singkil 2023, Ronald, menjelajahi kawasan Rawa Singkil melalui jalur Teluk Rumbia untuk memperkenalkan pesona alam sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan konservasi tersebut.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas promosi pariwisata Aceh dengan mengangkat destinasi yang tidak hanya menawarkan panorama alam, tetapi juga memiliki nilai ekologis yang tinggi. Melalui dokumentasi foto dan video, ketiganya berharap Rawa Singkil semakin dikenal sebagai salah satu destinasi ekowisata unggulan di Indonesia.
Rawa Singkil merupakan bagian dari Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) dan berstatus Suaka Margasatwa Rawa Singkil. Kawasan hutan rawa gambut ini menjadi habitat penting bagi orangutan Sumatra, buaya rawa, serta berbagai jenis flora dan fauna endemik lainnya. Selain berperan sebagai rumah bagi satwa liar, kawasan ini juga memiliki fungsi strategis sebagai penyimpan karbon alami yang mendukung keseimbangan iklim global.
Baca Juga: Kuah Ie Laot Seunudon, Kuliner Unik Aceh Utara yang Dimasak dengan Air Laut
Perjalanan dimulai dari Teluk Rumbia, salah satu pintu masuk menuju kawasan Rawa Singkil. Dengan menggunakan perahu kayu, rombongan menyusuri aliran sungai yang membelah hutan rawa gambut. Sepanjang perjalanan, hamparan pepohonan yang rimbun dan suasana alam yang tenang menghadirkan pengalaman berbeda dibandingkan destinasi wisata pada umumnya.
Muqsal Mina kepada KOALISI.co, Rabu (6/8/2026) mengatakan, pada saat perjalan Ia berbincang dengan pemandu perahu mengenai sejarah jalur sungai yang dilalui.
"Jalur ini terbentuk sendiri atau memang dibuat, Pak?" tanya Muqsal kepada pemandu.
Baca Juga: Makam Sultanah Nahrasiyah di Aceh Utara, Warisan Sejarah Islam yang Memikat Asia Tenggara
Sang pemandu menjelaskan bahwa jalur tersebut telah ada sejak dirinya lahir dan merupakan akses yang dibuat oleh para leluhur masyarakat setempat untuk menunjang aktivitas sehari-hari di kawasan rawa. Hingga kini, jalur tersebut masih dimanfaatkan warga maupun wisatawan yang ingin menjelajahi Rawa Singkil.
Penjelasan tersebut memberikan kesan mendalam bagi Muqsal Mina. Menurutnya, Rawa Singkil bukan sekadar kawasan dengan panorama alam yang indah, tetapi juga menyimpan sejarah panjang hubungan harmonis antara masyarakat lokal dengan alam yang terus dijaga secara turun-temurun.
Selama perjalanan, rombongan juga memperoleh informasi mengenai keberadaan buaya rawa yang hidup bebas di habitat aslinya. Meski kemunculan satwa tersebut bergantung pada kondisi alam dan faktor keberuntungan, kawasan ini memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk menyaksikan satwa liar secara langsung di lingkungan alaminya.
Baca Juga: Canyonering di Air Terjun Blang Kolam Jadi Daya Tarik Baru Wisata Petualangan Aceh Utara
Selain buaya rawa, Rawa Singkil juga menjadi habitat utama orangutan Sumatra yang sesekali terlihat bergelantungan di pepohonan. Rombongan bahkan sempat mengamati koloni lebah liar yang bersarang di beberapa titik kawasan hutan, sehingga menambah pengalaman edukatif tentang kekayaan biodiversitas yang dimiliki Aceh Singkil.
Bagi Muqsal Mina, pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa pariwisata tidak hanya berorientasi pada keindahan destinasi, tetapi juga harus menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
"Sebagai Agam Aceh 2025, saya ingin mengajak masyarakat melihat Rawa Singkil bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai kawasan konservasi yang memiliki nilai luar biasa. Keindahan alamnya harus diiringi dengan kesadaran untuk menjaga kelestariannya agar tetap bisa dinikmati oleh generasi mendatang," ujar Muqsal.

Sementara itu, influencer asal Medan, Adudullz, mengaku terkesan dengan suasana alami yang ditawarkan Rawa Singkil. Menurutnya, kawasan tersebut menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda karena mampu membawa pengunjung lebih dekat dengan alam.
"Sebagai orang yang berasal dari luar Aceh Singkil, saya benar-benar terkesan. Tempat ini memiliki potensi luar biasa. Bukan hanya indah, tetapi juga memberikan pengalaman yang membuat kita lebih dekat dengan alam. Saya berharap semakin banyak orang mengenal Rawa Singkil, namun tetap datang dengan kesadaran untuk menjaga kelestariannya," ungkap Adudullz.
Hal senada disampaikan Duta Wisata Aceh Singkil 2023, Ronald. Ia menilai kolaborasi promosi tersebut menjadi langkah positif dalam memperkenalkan potensi wisata daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
Baca Juga: Pulau Panjang Aceh Singkil, Surga Bahari di Kepulauan Banyak yang Wajib Dikunjungi
"Rawa Singkil adalah kebanggaan masyarakat Aceh Singkil. Kami berharap setiap wisatawan yang datang tidak hanya menikmati keindahannya, tetapi juga memahami bahwa kawasan ini merupakan rumah bagi berbagai satwa liar dan warisan alam yang harus dijaga bersama. Kolaborasi seperti ini menjadi cara yang baik untuk memperkenalkan daerah kami kepada Indonesia," katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Muqsal Mina, Adudullz, dan Ronald berharap semakin banyak wisatawan yang mengenal Rawa Singkil sebagai destinasi ekowisata unggulan Aceh yang menawarkan perpaduan keindahan alam, edukasi konservasi, serta kearifan lokal. Mereka juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian kawasan agar tetap menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.




Komentar