Abdul Halim Kembali Pimpin PWI Aceh Utara

Namun, saat pemanggilan oleh pimpinan sidang, hanya Abdul Halim yang hadir. Dengan ketidakhadiran Dedi Mulyadi, Abdul Halim menjadi satu-satunya calon dan ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua PWI Aceh Utara periode 2026–2029.
Sebagai ketua formatur, Abdul Halim langsung menyusun kepengurusan baru dengan susunan sebagai berikut:
Penasihat: Yuswardi Mustafa
Ketua: Abdul Halim
Wakil Ketua I: Hasanuddin
Wakil Ketua II: Khaddin
Sekretaris: Jefry Tamara
Wakil Sekretaris: Risnayati
Bendahara: Hasballah
Wakil Bendahara: Umar Efendi
Penyerahan Aset dan Penutupan
Sebelum sidang pleno dilanjutkan, Ketua PWI Aceh Utara periode 2023–2026 menyerahkan aset organisasi kepada Pelaksana Tugas Ketua PWI Aceh Utara, Zainal Arifin M. Nur.
Baca Juga: JMSI Aceh Bantu Posko Tanggap Darurat Sebarkan Informasi Resmi Banjir
Setelah Abdul Halim ditetapkan sebagai ketua terpilih, aset tersebut diserahkan kembali kepadanya.
Pataka organisasi juga dikembalikan kepada Ketua PWI Aceh sebagai tanda berakhirnya tugas pelaksana tugas.
Penutupan Konferkab VIII PWI Aceh Utara dilakukan oleh Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan tugas organisasi dan jurnalistik secara profesional.
Baca Juga: Mendagri dan Wagub Aceh Tinjau Langkahan Aceh Utara, Hingga Serahkan Bantuan
“Dinamika dan berbagai intrik yang berkembang selama satu periode pertama kepengurusan PWI Aceh Utara pascapemekaran PWI Kota Lhokseumawe pada 2023 harus dijadikan pelajaran untuk perbaikan. Rekonsiliasi menjadi syarat mutlak untuk membesarkan organisasi tanpa rasa curiga atau saling menyerang,” tegas Nasir.




Komentar