Dispora Aceh Gelar Kejuaraan Karate Piala Pemerintah Aceh 2026

Kejuaraan ini mempertandingkan atlet dari perguruan karate yang berada di bawah naungan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI). Khususnya 12 perguruan karate yang terdaftar di FORKI Kota Banda Aceh selaku tuan rumah, yakni GABDIKA, KKI, INKAI, GOJU ASS, BKC, LEMKARI, PORDIBYA, ASKI, INKANAS, INKADO, WADOKAI, dan GOJUKAI.
Para peserta akan bertanding dalam sejumlah kelompok usia, mulai Pra Usia Dini usia 6-7 tahun hingga kategori Senior usia 21-40 tahun. Nomor pertandingan terdiri atas Kata Perorangan, Kumite dan Kata Beregu pada kategori tertentu.
Banta mengatakan pemerintah berharap kompetisi tersebut dapat memperkuat ekosistem pembinaan karate di Aceh dengan melibatkan atlet, pelatih, perguruan dan organisasi olahraga.
“Pemerintah tentu berharap kejuaraan ini memberikan manfaat bagi pembinaan atlet. Sinergi antara pemerintah, FORKI, perguruan, pelatih dan atlet harus terus diperkuat agar pembinaan olahraga prestasi di Aceh berjalan berkelanjutan,” katanya.
Kejuaraan tersebut tidak memungut biaya pendaftaran. Pendaftaran peserta dibuka 15-22 September 2026 hingga pukul 23.59 WIB. Peserta diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan administrasi, antara lain surat keterangan sehat, identitas diri, kartu BPJS dan rekomendasi dari perguruan.
Pertandingan menggunakan sistem gugur dengan juara pertama, kedua, ketiga dan juara ketiga bersama. Peraturan pertandingan mengacu pada peraturan terbaru World Karate Federation (WKF).
Baca Juga: FORKI Aceh Tingkatkan Kompetensi Wasit dan Pelatih Jelang Kejurda Karate 2026 di Pidie
Panitia juga menyediakan uang pembinaan bagi juara umum. Juara Umum I memperoleh Rp10 juta, Juara Umum II Rp8 juta dan Juara Umum III Rp6 juta, selain trofi dan medali.
Menurut Banta, keberhasilan kejuaraan tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan, tetapi juga dari manfaatnya terhadap proses pembinaan atlet.
“Yang paling penting adalah bagaimana kejuaraan ini menjadi bagian dari proses panjang melahirkan atlet Aceh yang berkarakter, tangguh dan berprestasi. Prestasi harus dibangun melalui pembinaan dan kompetisi yang dilakukan secara berkesinambungan,” pungkasnya.




Komentar