Gubernur Aceh Kunjungi Aceh Tenggara dan Gayo Lues, Tinjau Kondisi Pascabanjir dan Longsor

KOALISI.co – Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Kabupaten Aceh Tenggara dan Kabupaten Gayo Lues, Sabtu (20/12/2025). Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung kondisi lapangan sekaligus memastikan penanganan darurat serta persiapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Lokasi pertama yang dituju adalah Kabupaten Aceh Tenggara. Setibanya di Bandara Alas Leuser, Gubernur disambut oleh Wakil Bupati Aceh Tenggara Heri Al Hilal bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kabupaten tersebut. Dari bandara, rombongan langsung menuju sejumlah titik terdampak banjir.

Di Aceh Tenggara, Gubernur meninjau Jembatan Mbarung di Kecamatan Babussalam serta jembatan di Kecamatan Badar yang rusak akibat banjir. Selain infrastruktur, beliau juga mengunjungi Posko Pengungsian Desa Leuser, Kecamatan Ketambe, untuk melihat kondisi korban dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

Baca juga: Gubernur Aceh Melepas 10 Mobil Offroad Bawa Bantuan Sembako ke Daerah Terisolasi Gayo Lues

Rombongan juga meninjau lokasi banjir di Pondok Pesantren Badrul Ulum, Desa Seldok, Kecamatan Ketambe, di mana Gubernur berdialog dengan pengelola pesantren, warga, dan aparat terkait dampak terhadap pendidikan dan permukiman.

Usai menuntaskan kunjungan di Aceh Tenggara, Gubernur melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Gayo Lues. Setibanya di Bandara Blangkejeren, beliau disambut oleh Bupati Gayo Lues Suhaidi, Wakil Bupati Maliki, serta jajaran Forkopimda kabupaten tersebut.

Di sana, Gubernur meninjau lokasi persawahan yang terdampak banjir di Kampung Rerebe dan Kampung Badak, Kecamatan Debun Gelang – di mana banjir dilaporkan merusak lahan pertanian dan mengganggu aktivitas ekonomi warga.

Baca juga: Beberapa Ruas Jalan ke Bener Meriah dan Aceh Tengah Sudah Fungsional, Sebagian Masih Dalam Penanganan

Dalam kunjungannya, Gubernur menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk mempercepat penanganan darurat, melakukan pendataan kerusakan menyeluruh, serta menyiapkan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi secara terkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan instansi terkait. "Insyaallah kita akan berjuangan tanpa henti dengan segala daya dan upaya untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan pertolongan," kata Mualem.

Kunjungan lapangan ini diharapkan menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat dalam upaya pemulihan wilayah terdampak serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana di masa mendatang. (*)

Komentar

Loading...