Jaksa Masuk Dayah, Edukasi Hukum dan Literasi Keuangan Syariah untuk Santri di Yayasan YDBU Langsa

KOALISI.co – Kejaksaan Tinggi Aceh, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Dayah Aceh dan Bank Aceh Syariah, sukses menggelar kegiatan “Jaksa Masuk Dayah” di Dayah Bustanul Ulum, Alue Pinang, Langsa Timur, Kota Langsa, pada hari Sabtu, (22/11/2026).
Program ini bertujuan memberikan edukasi hukum dan literasi keuangan syariah kepada para santri, mempersiapkan mereka menjadi generasi penerus yang berkualitas dan berintegritas.
Dalam Program acara “Jaksa Masuk Dayah” ini turut dihadiri langsung oleh: Ustadz H. Samsuria, S.Ag., M.Pd. (Pimpinan Dayah Madrasah Ulumul Quran), Bapak Ali Rasab Lubis, S.H. (Kasi Penkum Kejati Aceh), Bapak Muhsin, S.Pd.I, M.Pd.I (Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Aceh), Bapak TM. Andika Putra (Pimpinan Cabang Bank Aceh Langsa), serta Sekretaris Yayasan, pengurus, para Ustadz dan Ustazah, dan ratusan Santri dari Dayah Bustanul Ulum.
Baca juga:Bank Aceh Syariah dan Kejati Aceh Teken MoU Perkuat Perlindungan Hukum Nasabah
Pimpinan Dayah Bustanul Ulum membuka kegiatan dengan menyambut baik inisiatif kolaboratif ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana efektif untuk membekali para santri dengan pengetahuan tentang hukum dan perbankan, yang merupakan aspek krusial dalam kehidupan bermasyarakat.
Materi pertama disampaikan oleh Kasi Penkum Kejati Aceh, Bapak Ali Rasab Lubis, S.H. Beliau menguraikan secara komprehensif mengenai konsep dasar hukum, serta proses hukum mulai dari tahap penyidikan hingga persidangan.
Lebih lanjut, Ali Rasab Lubis memberikan peringatan keras kepada para santri mengenai bahaya dan dampak negatif dari keterlibatan dalam judi online (judol) dan bullying. "Sebagai calon pemimpin bangsa, santri harus fokus menuntut ilmu dan menjaga diri dari segala bentuk perbuatan melanggar hukum, termasuk judol dan bullying yang dapat merusak masa depan dan citra pendidikan dayah," tegasnya.
Baca juga:Kejati Aceh Selidiki Dugaan Korupsi Rp420 Miliar Dana Beasiswa Pemerintah Aceh
Dan di sesi berikutnya dilanjutkan oleh perwakilan dari Bank Aceh Syariah, Materi yang disampaikan meliputi pemahaman dasar tentang bank, pentingnya budaya menabung sejak dini, dan pengenalan terhadap produk-produk unggulan Bank Aceh Syariah sebagai lembaga keuangan berbasis syariat Islam. Tujuannya adalah menumbuhkan literasi keuangan yang baik dan sesuai prinsip Islam di kalangan santri.
Di sesi penutup, Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Bapak Muhsin, S.Pd.I, M.Pd.I, menyampaikan tugas dan fungsi dinasnya dalam mendukung kemajuan pendidikan dayah. Beliau menyoroti bahwa Kota Langsa dikenal banyak melahirkan penceramah dan ulama berkualitas, sehingga santri diharapkan dapat menjadi generasi penerus yang profesional dan bermartabat.
Selain itu, Muhsin juga menyampaikan komitmen program pemerintah dalam memberikan bantuan pembangunan kepada dayah agar lembaga pendidikan Islam ini dapat menjadi institusi yang lebih profesional. Beliau memberikan motivasi khusus kepada para santri agar sungguh-sungguh menuntut ilmu dan menaati seluruh peraturan dayahsebagai kunci keberhasilan.
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, seluruh pemateri turut membagikan hadiah atau gift menarik bagi para santri yang aktif bertanya dan mampu menjawab pertanyaan yang diajukan.
Kegiatan program “Jaksa Masuk Dayah” ditutup dengan sesi foto bersama, menandai komitmen bersama antara Kejaksaan Tinggi Aceh, Dinas Pendidikan Dayah Aceh, dan Bank Aceh Syariah dalam membangun karakter dan kualitas generasi muda Aceh.(*)




Komentar