Mahasiswa Aceh Utara Pertanyakan Bantuan Pascabanjir Belum Cair

KOALISI.co – Himpunan Mahasiswa Dewantara (HIMADA) menyoroti belum terealisasinya pencairan bantuan banjir di Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, hingga lima bulan setelah peristiwa bencana.
Berdasarkan informasi yang dihimpun organisasi mahasiswa tersebut, pencairan bantuan di sejumlah kecamatan lain telah terealisasi.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait proses, mekanisme, serta kendala yang menyebabkan bantuan belum tersalurkan di Kecamatan Dewantara.
Baca Juga: Bangkit Pascabanjir, 396 KK di Sawang Aceh Utara Dapat Bantuan Perbaikan Rumah
Ketua Umum HIMADA, Khalid Azizi, menyampaikan bahwa pihaknya memahami adanya berbagai tahapan dan kendala dalam proses penyaluran bantuan.
Namun, ia menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan kepastian.
"Kami memahami bahwa dalam proses penyaluran bantuan terdapat berbagai tahapan dan kendala. Namun, di sisi lain masyarakat sangat membutuhkan kepastian," kata Khalid dalam keterangan tertulis yang diterima KOALISI.co, Minggu (19/4/2026) malam.
Baca Juga: Mahasiswa UIN SUNA Terdampak Banjir Terima Bantuan Bank Muamalat
Pihaknya meminta agar adanya komunikasi yang terbuka serta solusi yang konkret agar bantuan ini dapat segera dirasakan oleh masyarakat Dewantara.
Sehubungan dengan kondisi tersebut, HIMADA menyampaikan empat poin tuntutan kepada pihak terkait:
1. Penjelasan resmi mengenai kendala yang menyebabkan bantuan belum terealisasi di Kecamatan Dewantara.
2. Transparansi informasi terkait data penerima dan proses penyaluran bantuan kepada masyarakat.
3. Kepastian waktu (timeline) pencairan bantuan agar masyarakat memperoleh kejelasan.
4. Proses penyaluran bantuan yang adil dan merata kepada seluruh penerima manfaat.
Dikatakan Khalid, sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, HIMADA berencana melakukan audiensi serta komunikasi langsung dengan pihak terkait.
Baca Juga: Bahrul Walidain Pimpin HIMADA Periode 2024-2025
Langkah ini bertujuan memperoleh informasi yang lebih komprehensif sekaligus mendorong percepatan realisasi bantuan bagi masyarakat.
"HIMADA berkomitmen untuk terus mengawal persoalan ini secara konstruktif serta menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah demi tercapainya solusi yang adil dan tepat sasaran," demikian Khalid Azizi.




Komentar