1. Beranda
  2. News

In-Depth

Menanam Rumah di Ladang Bencana

Oleh ,

Data juga menunjukkan luasnya dampak bencana, yakni 10.895 hektare lahan pertanian tertutup lumpur, 5.060 hektare lahan perkebunan rusak, serta ribuan kepala keluarga kehilangan sumber penghidupan.

Di atas kertas, upaya pemulihan disebut berjalan. Ribuan hektare lahan diklaim telah diintervensi. Hunian sementara (huntara) juga dilaporkan hampir selesai dengan progres rata-rata mencapai 90 persen.

Namun kondisi di lapangan menunjukkan gambaran berbeda.

Hamparan sawah yang tertimbun lumpur di Desa Blang Seunong, Kecamatan Pantee Bidari. Minggu, (15/3/2026). Foto: Zulkifly/KOALISI.co.

Di Dusun Peulalu, Desa Blang Seunong, bangunan huntara berdiri tanpa dinding. Lantainya belum selesai dan sebagian ditinggalkan tanpa aktivitas. Sulit membayangkan bangunan seperti itu masuk kategori hampir selesai.

Tidak ada penjelasan terbuka mengenai indikator yang digunakan dalam menghitung progres tersebut, apakah berdasarkan jumlah unit, progres fisik, atau sekadar administrasi. Tanpa definisi jelas, angka 90 persen menjadi sulit diverifikasi.

Baca dihalaman selanjutnya >>>

Baca Juga