Polres Bener Meriah Ungkap Kasus Pembunuhan Sepasang Suami Istri, Pelaku Diamankan dalam 12 Jam

KOALISI.co – Kepolisian Resor (Polres) Bener Meriah berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pembunuhan yang menewaskan sepasang suami istri di Kabupaten Bener Meriah. Terduga pelaku berhasil diamankan kurang dari 12 jam setelah kejadian terjadi.
Kapolres Bener Meriah melalui Kasat Reskrim AKP Supriadi, S.Sos., menyampaikan bahwa Tim Resmob Satreskrim Polres Bener Meriah telah mengamankan seorang laki-laki berinisial RF (24) yang diduga kuat terlibat dalam peristiwa tersebut.
"Terduga pelaku diamankan pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di sebuah rumah kebun kopi di Kampung Bale Atu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah," ujar AKP Supriadi.
Peristiwa tragis itu terjadi pada dini hari Senin sekitar pukul 02.30 WIB di Dusun Makmur, Kampung Blang Tampu, Kecamatan Bukit. Dua korban yang merupakan pasangan suami istri ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam rumah oleh warga setempat.
Korban laki-laki berinisial HBT (26) dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis di RSU Muyang Kute. Sementara istrinya, IYR (22), sempat dirawat dalam kondisi kritis sebelum akhirnya meninggal dunia saat dirujuk ke rumah sakit di Kabupaten Bireuen.
Berdasarkan keterangan saksi, warga sekitar sempat mendengar suara mencurigakan dari rumah korban sebelum menemukan kondisi korban yang bersimbah darah. Kejadian kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Baca juga: Tragedi di Bener Meriah! Suami Tewas, Istri Kritis Akibat Dugaan Pencurian dengan Kekerasan
Dari hasil penyelidikan awal, motif sementara dugaan tindak pidana ini berkaitan dengan aksi pencurian yang diketahui korban sehingga berujung pada tindak kekerasan. Namun, kepolisian menegaskan bahwa motif dan rangkaian kejadian masih terus didalami.
Saat ini, terduga pelaku RF telah diamankan di Mapolres Bener Meriah dan dijerat dengan Pasal 458 Ayat 3 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan. Penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap terduga pelaku serta para saksi, sekaligus melengkapi berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke jaksa penuntut umum.
"Kami berkomitmen menuntaskan perkara ini secara profesional dan transparan," tegas AKP Supriadi.(*)




Komentar