Tragedi di Bener Meriah! Suami Tewas, Istri Kritis Akibat Dugaan Pencurian dengan Kekerasan

Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban kasus kekerasan di Kampung Tampu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Senin (5/1/2026).

KOALISI.co – Warga Kampung Tampu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah digemparkan dugaan peristiwa pencurian dengan kekerasan (curat) yang terjadi pada Senin dini hari (5/1/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Seorang pria berinisial HBT (26) meninggal dunia, sementara istrinya IYR (22) mengalami luka serius dan kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Muyang Kute.

HBT merupakan warga Kampung Blang Tampu yang bekerja sebagai wiraswasta, sedangkan IYR adalah ibu rumah tangga. Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto menjelaskan, kejadian pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang mendengar suara benturan keras dan tangisan dari arah rumah korban.

"Karena situasi sempat terlihat tenang dan tidak terdengar teriakan minta tolong, saksi awalnya mengira tidak terjadi hal yang serius. Namun setelah suara tersebut kembali terdengar, saksi mendekati rumah korban untuk memastikan kondisi," ujar Kapolres.

Baca juga: Beberapa Ruas Jalan ke Bener Meriah dan Aceh Tengah Sudah Fungsional, Sebagian Masih Dalam Penanganan

Saat mendekati rumah, saksi melihat pintu terbuka dan seorang pria di dalam. Merasa curiga, saksi memanggil rekannya untuk bersama-sama memeriksa situasi. Setelah masuk, mereka menemukan korban suami istri dalam kondisi tidak sadarkan diri dan melihat seorang pria berpakaian gelap meninggalkan lokasi.

Kedua korban segera dibawa ke rumah sakit dengan ambulans, namun HBT dinyatakan meninggal setelah pemeriksaan. Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, mengamankan barang bukti, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Baca juga: Warga Bener Meriah Serahkan Dua Senjata Api Rakitan Aktif ke Polisi, Ditemukan Saat Bersih-bersih Rumah

"Hingga saat ini, kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan motif kejadian," tambahnya. Kasus ini kini dalam proses penyelidikan lebih lanjut.(*)

Komentar

Loading...