PW Muhammadiyah Aceh Salurkan 8 Ton Logistik ke Korban Bencana Aceh Timur, Siap Bangun Desa Binaan

KOALISI.co – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh, A. Malik Musa, S.H., M.Hum, beserta Pengurus Daerah Muhammadiyah Aceh Timur (PDM) dan jajarannya, secara langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Timur.
Bantuan diserahkan melalui Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan diterima langsung oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, pada Sabtu (27/12/2025). Sebagai bentuk sinergitas kemanusiaan antara organisasi dan pemerintah daerah.
Sebanyak 8 ton logistik yang disalurkan melalui Posko Koordinasi Darurat Bencana Muhammadiyah Aceh terdiri dari beras, telur, minyak goreng, perlengkapan shalat untuk pria dan wanita, perlengkapan mandi, serta pakaian layak pakai. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak dan memenuhi kebutuhan dasar mereka dalam masa pemulihan.
Baca juga: Pemerintah Aceh Perpanjang Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor Selama 14 Hari
Malik Musa menyampaikan bahwa kehadiran Muhammadiyah di tengah masyarakat bukan sekadar membawa bantuan, melainkan juga wujud tanggung jawab moral dan kemanusiaan. Ia menegaskan, organisasi ini siap terus mendampingi masyarakat Aceh Timur, termasuk dalam fase pemulihan lanjutan seperti layanan kesehatan, dukungan psikososial, penyediaan hunian sementara, pendidikan darurat, hingga pemberdayaan ekonomi.
“Ke depan, kami juga siap membangun desa binaan Muhammadiyah di wilayah terdampak banjir dan longsor, agar pemulihan tidak hanya bersifat sementara, tetapi berkelanjutan,” ujarnya kepada awak media.
Sementara itu, Bupati Iskandar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Muhammadiyah. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang tengah berjuang bangkit dari bencana. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti dan meringankan beban masyarakat kami. Semoga sinergitas seperti ini terus terjalin,” ungkapnya.
Baca juga: Wagub Aceh Minta Pemerintah Pusat Naikkan Bantuan Rumah Rusak Berat Jadi Rp98 Juta
Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga menyatakan siap memfasilitasi sepenuhnya jika Muhammadiyah ingin membentuk desa binaan sebagai bagian dari program pemulihan pascabencana. “Kami siap membantu dari sisi koordinasi maupun dukungan teknis, agar program kemanusiaan ini berjalan berkelanjutan dan benar-benar dirasakan manfaatnya,” tambah Iskandar.
Malik Musa juga melaporkan bahwa Posko Koordinasi Darurat Bencana Muhammadiyah Aceh telah menurunkan tim relawan ke Aceh Timur sejak 27 hingga 29 Desember 2025 untuk melakukan asesmen lapangan, pendampingan, dan distribusi bantuan secara langsung. Langkah ini menjadi bukti komitmen organisasi dalam merespons cepat krisis kemanusiaan dan memastikan bantuan tepat sasaran.
Selain itu, tim kesehatan dari berbagai Rumah Sakit Muhammadiyah di Pulau Jawa juga telah turun langsung ke sejumlah daerah terdampak banjir di Aceh, seperti Gayo Lues, Aceh Tamiang, Langsa, Bireuen, dan Aceh Utara. Sejak lima hari pascakejadian, para tenaga medis ini telah memberikan layanan kesehatan, pengobatan darurat, dan pendampingan medis bagi warga terdampak. Bantuan lanjutan seperti dukungan psikososial, sekolah darurat, dan hunian sementara juga akan disiapkan.(*)




Komentar