Srikandi PLN Banda Aceh Gelar Pelatihan Kewirausahaan untuk Perempuan Pesisir Peukan Bada, Dorong Usaha Tiram Berkelanjutan
KOALISI.co - Srikandi PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banda Aceh menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan bagi kelompok usaha tiram di Meunasah Desa Lam Tengoh, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta penerapan social safeguard. Program tersebut difokuskan pada dukungan terhadap pengarusutamaan gender dan inklusi sosial melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.
Pelatihan diikuti oleh ibu-ibu Kelompok Usaha Tiram Desa Lam Tengoh serta kelompok perempuan rentan dari Desa Lam Awe. Selama ini mereka menjadi bagian dari komunitas pesisir yang memiliki potensi ekonomi berbasis sumber daya lokal.
Baca Juga: PLN UID Aceh Gelar Forum Ketenagalistrikan 2026, Perkuat Budaya K3 di Seluruh Lini Operasi
Melalui kegiatan ini, PLN berupaya memperkuat kapasitas kewirausahaan perempuan agar mampu mengembangkan usaha produktif secara berkelanjutan serta meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Geuchik Desa Lam Tengoh, Nurul Bahri, serta Panglima Laot Afrizal. Keduanya menyampaikan apresiasi atas kontribusi PLN dalam mendorong pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pendekatan inklusif dan berkelanjutan.
Nurul Bahri menyampaikan terima kasih kepada PLN atas dukungan kepada masyarakat desa, khususnya kelompok perempuan pelaku usaha tiram. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan keterampilan serta membuka peluang pengembangan usaha masyarakat.
Baca Juga: Peringati Bulan K3 Nasional, PLN UID Aceh Gelar Aksi Lingkungan hingga Donor Darah
Pelatihan ini juga dihadiri oleh Srikandi PLN UID Aceh, Srikandi PLN UP3 Banda Aceh, serta Srikandi PLN UP2D Aceh. Kegiatan turut didukung tim dari Wildlife Conservation Society sebagai mitra yang mendorong penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi pesisir secara berkelanjutan.
Materi pelatihan disampaikan oleh Muhammad Fathurrahman Jasmi Alfariez S.Sos yang memberikan pembekalan mengenai penguatan kapasitas kewirausahaan, pengelolaan usaha kelompok, peningkatan nilai tambah produk olahan tiram, serta strategi pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Manager PLN UP3 Banda Aceh, Rudi Hamiri, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca Juga: Srikandi PLN UID Aceh Dukung Pemberdayaan Perempuan Adat Penghasil Madu di Aceh Jaya
Menurutnya, PLN tidak hanya hadir menyediakan listrik bagi masyarakat, tetapi juga berkomitmen memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui program pemberdayaan seperti pelatihan kewirausahaan ini, PLN ingin mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir, khususnya perempuan, agar mampu mengembangkan potensi usaha lokal secara berkelanjutan.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen PLN dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan, kesetaraan gender, serta inklusi sosial dalam setiap program pemberdayaan masyarakat.
Baca Juga: Srikandi PLN Aceh Bantu Siswa Kurang Mampu Lewat Program Sahabat Anak
PLN berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas usaha masyarakat, memperkuat peran perempuan dalam kegiatan ekonomi lokal, serta menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan bagi komunitas pesisir.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru terkait pengembangan usaha, tetapi juga semakin percaya diri dalam mengelola usaha produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat sekitar.
Program pemberdayaan ini juga sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya SDG 5 tentang kesetaraan gender melalui pemberdayaan ekonomi perempuan, SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi melalui penguatan kewirausahaan, SDG 10 tentang pengurangan kesenjangan melalui pemberdayaan kelompok rentan, serta SDG 14 tentang kehidupan bawah laut melalui pengembangan ekonomi pesisir yang berkelanjutan.
Melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat berbasis kesetaraan gender dan inklusi sosial, PLN terus berkomitmen menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Aceh.

